Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pernikahan Mewah, Istri Cantik yang juga Dokter, Kenapa Priguna Nekat Rudakpasa Keluarga Pasien setelah Dibius? Ternyata Ini Penyebabnya

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 10 April 2025 | 18:19 WIB
Pernikahan Priguna dan VS yang digelar secara mewah.
Pernikahan Priguna dan VS yang digelar secara mewah.

RADARSOLO.COM - Residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi dari Unpad Priguna Anugerah Pratama menjadi tersangka rudapaksa keluarga pasien di RS Hasan Sadikin Bandung.

Kejadian tersebut membuat geram masyarakat yang kemudian beramai-ramai mengulik kehidupan pribadi Priguna.

Di akun media sosial berseliweran informasi tentang Priguna yang diketahui telah menikah.

Perempuan berparas cantik tersebut berinizial VS.

VS diketahui mahasiswa Fakultas Kedokteran salah satu universitas swasta di Bandung.

Priguna dan VS kuliah di kampus yang sama.

Dari foto-foto yang beredar, pernikahan Priguna dan VS digelar secara glamour.

Lalu kenapa Priguna sampai terjerat kasus rudapaksa?

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan mengungkapkan, Priguna mengakui memiliki penyimpangan seksual.

Hal ini terungkap dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik terkait kasus dugaan pemerkosaan terhadap korban.

"Itu diakui sendiri oleh tersangka," tegas Kombes Surawan.

Menurut Surawan, Priguna mengaku memiliki fetish atau ketertarikan terhadap perempuan yang tak sadarkan diri atau pingsan. Pengakuan ini menjadi perhatian serius dalam proses penyidikan.

Namun, penyidik tidak berhenti hanya pada pengakuan tersangka. Kepolisian akan mendalami lebih lanjut kondisi kejiwaan Priguna melalui pendekatan ilmiah.

Baca Juga: Begini Ekspresi Priguna Anugerah Pratama Usai Diduga Rudapaksa Penunggu Pasien, Sempat Coba Akhiri Hidup Sebelum Ditangkap

"Kita akan perkuat dengan pemeriksaan dari psikologi forensik, ahli psikologi untuk tambahan pemeriksaan," ujarnya.

Diketahui, Priguna diduga melakukan rudapaksa terhadap FH, 21, yang kala itu tengah menjaga sang ayah di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Insiden terjadi pada 18 Maret 2025 di salah satu ruangan kosong di Gedung MCHC lantai 7, yang belum difungsikan secara resmi.

Dengan dalih prosedur pengambilan darah, pelaku mengarahkan korban ke ruangan tersebut tanpa didampingi anggota keluarga lainnya.

Saat itulah tindakan bejat dilakukan, setelah sebelumnya korban disuntik obat bius.

“Korban diajak ke ruang tindakan medis, tapi ternyata itu ruang yang belum digunakan. Pelaku menyuntik korban hingga tak sadarkan diri, lalu terjadi kekerasan seksual,” jelas Surawan.

Hasil visum menyebutkan terdapat sisa sperma di area tubuh korban.

Selain itu, polisi juga mengamankan alat kontrasepsi yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.

Surawan mengatakan, akan dilakukan uji DNA untuk mencocokkan sperma yang ditemukan dengan DNA pelaku dan sampel dari alat kontrasepsi. "Akan diuji lewat DNA. Harus kita uji ," tambahnya. (wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Anestesi #Priguna Anugerah Pratama #istri priguna #menikah #ppds #asusila