Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ini Dia Kronologi Mobil BMW Terjun Bebas di Tol Gresik Versi PT Waskita Bumi Wira

Damianus Bram • Jumat, 11 April 2025 | 17:28 WIB
Ilustrasi hasil penyelidikan internal pihak pengelola tol atas insiden mobil BMW lompat.
Ilustrasi hasil penyelidikan internal pihak pengelola tol atas insiden mobil BMW lompat.

RADARSOLO.COM – Insiden mobil BMW yang terjun dari proyek jembatan tol di KM 28+950 Ruas Tol Krian–Legundi–Bunder–Manyar (KLBM) Gresik akhirnya mulai menemui titik terang.

PT Waskita Bumi Wira (WBW), sebagai pengelola proyek, mengungkap kronologi lengkap peristiwa yang sempat viral tersebut.

Direktur Utama PT WBW, Norman Hidayat, menjelaskan bahwa insiden tersebut telah ditindaklanjuti oleh Polisi Jalan Raya (PJR) Jatim III Ditlantas Polda Jatim.

Ia memastikan bahwa pengemudi mobil selamat dan kini menjalani perawatan medis akibat luka punggung.

Langgar Rambu dan Marka Jalan

Hasil investigasi PT WBW menunjukkan bahwa pengemudi mobil melanggar rambu dan marka jalan sebelum kecelakaan terjadi.

“Pengemudi teridentifikasi melanggar marka dan rambu petunjuk arah yang sudah tersedia,” ujar Norman dalam keterangan tertulis, dikutip dari JawaPos.com Jumat (11/4/2025).

Menurutnya, mobil BMW tersebut masuk melalui Gerbang Tol Belahan Rejo dengan tujuan Bunder.

Saat melintas di KM 27/A, pengemudi sempat berhenti di bahu jalan sekitar pukul 21.52 WIB. Diduga, ia berhenti untuk melihat arah melalui Google Maps.

Tak lama kemudian, mobil berbelok tajam melewati celah sempit pada Median Concrete Barrier (MCB), memasuki jalur yang sebenarnya bukan untuk umum.

Mobil lalu melaju sejauh 1,2 kilometer dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.

Pada pukul 21.53 WIB, mobil itu terjun bebas dari jembatan proyek dan mendarat di simpang Jalan Wahidin Sudirohusodo, Gresik.

Bekas Rem Terlihat Sebelum Mobil Jatuh

Investigasi lebih lanjut dari CCTV dan pengamatan lapangan menunjukkan, pengemudi sempat mengerem sekitar 9,5 meter sebelum jatuh dari jembatan. Bekas rem masih terlihat jelas di lokasi.

“Beton MCB sudah dipasang sejak 2020 sepanjang 250 meter. Lokasi itu jelas bukan jalur aktif jalan tol dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan operasional proyek,” tegas Norman.

Pihaknya menyayangkan insiden tersebut dan berjanji meningkatkan pengamanan di area proyek, termasuk memasang pagar portal dan tambahan beton pembatas di titik rawan.

Polisi Tunggu Pemulihan Pengemudi

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin memastikan bahwa akses menuju lokasi kejadian telah ditutup total.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengemudi, Rudie Herru Komandono, warga Benowo, Surabaya, dalam kondisi sadar namun mengalami cedera punggung.

“Kami masih menunggu kondisi pengemudi pulih untuk pemeriksaan lanjutan. MRI menunjukkan adanya cedera akibat benturan,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan obat terlarang.

Polisi juga mendalami kemungkinan kelalaian dalam kejadian ini, termasuk teknis bagaimana pelaku bisa masuk ke jalur yang seharusnya tertutup. (dam)

Editor : Damianus Bram
#terjun bebas #mobil bmw #jembatan tol #PT Waskita Bumi Wira