RADARSOLO.COM - Berpulangnya Iffet Veceha Sidharta, 87, atau lebih dikenal dengan Bunda Iffet menyisakan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga besar grup band Slank. Tapi juga dunia musik tanah air.
Sedangkan Sidharta Manghurudin Soemarno, sang suami, lebih dulu meninggal dunia pada 4 Maret 2024 lalu.
Sidharta Manghurudin Soemarno merupakan putra Soemarno Sosroatmodjo, gubernur DKI Jakarta 2 periode (1960-1964) berlanjut (1965-1966).
Dari pernikahannya dengan Sidharta Manghurudin Soemarno, Bunda Iffet dianugerahi 4 anak.
Yakni Adrian Sidharta, Bimo Setiawan Almachzumi (Bimbim), Dianto Yusuf Sidharta, dan Laila Sidharta.
Soemarno Sosroadmojo, mertua Bunda Iffet punya karir yang menterang di bidang militer maupun pemerintahan.
Sebelum zaman Kemerdekaan, Soemarno pernah menjadi direktur Rumah Sakit Hanggulan Sinta yang berlokasi di kampung Barimba, kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada 1939.
Di bidang militer, pangkat terakhir Soemarno adalah Mayor Jenderal TNI.
Saat menjadi gubernur DKI Jakarta, Soemarno menghadapi tantangan tentang pengelolaan sampah.
Hasil analisa Soemarno, sampah yang menggunung di DKI Jakarta kala itu bukan karena kurangnya alat angkut.
Tapi lebih kepada kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah.
"Mereka harus mengatur diri sendiri," ujar Soemarno dalam buku Dari Rimba Raya ke Jakarta Raya.
Baca Juga: Mengenang Bunda Iffet: Ibu Tangguh yang Membantu Personel Slank Mengalahkan Narkoba
Pelan tapi pasti, Soemarno menggugah kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.
Salah satu caranya dimulai dari rumah tangga. Setiap rumah tangga harus mengelola sampahnya dengan baik.
Soemarno mengimbau mengubah penempatan tempat sampah rumah tangga di luar rumah, menjadi di dalam lingkungan rumah.
Orang tua juga harus memberikan contoh kepada anak-anaknya tentang membuang sampah pada tempatnya.
Kebersihan di pasar, toko, dan tempat publik lainnya tak luput dari perhatian Soemarno.
Dari perhatiannya terhadap pengelolaan sampah, Soemarno mendapat julukan "Gubernur Sampah". (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono