Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BRI Catatkan Laba Bersih Rp13,80 Triliun di Triwulan I 2025, Fokus pada UMKM dan Digital Banking

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 1 Mei 2025 | 03:00 WIB
Direktur Utama BRI Hery Gunardi (tengah) dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2025, Rabu (30/4/2025).
Direktur Utama BRI Hery Gunardi (tengah) dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2025, Rabu (30/4/2025).

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan kinerja yang sangat positif pada Triwulan I 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp13,80 triliun dan total aset mencapai Rp2.098,23 triliun, tumbuh 5,49% secara year-on-year (YoY).

Capaian tersebut bertepatan dengan fokus utama BRI dalam memperkuat sektor UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh tensi geopolitik dan perang tarif.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2025, Rabu (30/4) menjelaskan, meskipun tantangan global masih besar, ekonomi Indonesia, terutama yang didorong oleh konsumsi domestik, tetap mencatatkan pertumbuhan positif.

Ia juga menekankan bahwa BRI berfokus pada UMKM, yang merupakan salah satu sektor terpenting dalam mendukung ketahanan ekonomi nasional.

“UMKM adalah pilar ekonomi yang tak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia tetapi juga menyediakan lapangan pekerjaan," ujar Hery.

"BRI, dengan jaringan terluas dan 36.600 tenaga pemasar, berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor ini,” lanjut dia.

Sebagai bagian dari inovasi layanan, BRI melaporkan super app BRImo yang kini mencatatkan lebih dari 40,28 juta pengguna, mengalami peningkatan 20,26% YoY.

BRI juga semakin memperluas akses layanan keuangan melalui AgenBRILink, yang kini mencatatkan lebih dari 1,2 juta agen di lebih dari 67.000 desa, dan berhasil memfasilitasi transaksi senilai Rp423 triliun.

BRI juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam penyaluran kredit, yang mencapai Rp1.373,66 triliun atau tumbuh 4,97% YoY.

Dengan sektor UMKM tetap mendominasi, berkontribusi 81,97% dari total kredit yang disalurkan.

BRI juga terus mendorong inklusi dan literasi keuangan melalui berbagai inisiatif yang bertujuan memperkuat dasar ekonomi kerakyatan.

Terkait kualitas kredit, Direktur Manajemen Risiko BRI Mucharom menyampaikan, BRI berhasil mengelola risiko dengan sangat baik.

Baca Juga: Kisah Sukses Bali Nature, UMKM Bali yang Tembus Pasar Global Berkat Dukungan BRI

Dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang membaik menjadi 2,97% dari 3,11% di Triwulan I 2024.

Serta Loan at Risk (LAR) yang turun menjadi 11,12%. Hal ini menunjukkan kekuatan BRI dalam menghadapi potensi pemburukan kualitas aset di tengah ketidakpastian global.

BRI juga berhasil mengumpulkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.421,60 triliun, dengan dana murah (CASA) mendominasi sebesar 65,77% dari total DPK yang terkumpul.

Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pesat layanan digital BRImo dan ekosistem pembayaran QRIS yang kini telah mencakup 4,3 juta merchant.

Dengan kondisi likuiditas yang kuat dan rasio kecukupan modal (CAR) yang mencapai 24,03%, BRI siap untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.

Viviana Dyah Ayu, Direktur Finance & Strategy BRI menekankan, dengan struktur keuangan yang kokoh, BRI memiliki ruang untuk terus tumbuh dan mengoptimalkan peluang dalam sektor perbankan, baik nasional maupun regional.

Di akhir acara, Hery Gunardi menekankan optimisme BRI dalam menghadapi tahun-tahun mendatang dengan mengedepankan prudential banking dan risk management yang efektif.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp42,23 Triliun di 2025, Fokus Sektor Pertanian dan UMKM

Ia juga menyatakan bahwa transformasi menuju universal banking menjadi kunci BRI untuk terus melayani seluruh lapisan masyarakat, baik individu maupun korporasi, di seluruh Indonesia.

Dengan capaian yang solid di Triwulan I 2025, BRI optimis dapat mempertahankan kinerja positif dan terus berkontribusi pada perekonomian Indonesia, khususnya dalam mendukung sektor UMKM dan pembangunan ekonomi kerakyatan. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#dpk #BRI #kinerja keuangan #laba #kredit #BBRI #umkm