Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Berikan Bea Siswa untuk 1.100 Anak Tidak Sekolah, Segini Total Anggarannya

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 2 Mei 2025 | 21:16 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi serahkan bea siswa kepada 1.100 anak tidak sekolah  di sela upacara peringatan Hardiknasi di Banyumas, Jumat (2/5/2025).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi serahkan bea siswa kepada 1.100 anak tidak sekolah di sela upacara peringatan Hardiknasi di Banyumas, Jumat (2/5/2025).

RADARSOLO.COM-Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumumkan program pemberian bea siswa kepada 1.100 anak tidak sekolah (ATS) di Jateng pada 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jateng untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

"Pemprov Jawa Tengah hari ini telah memberikan (bea siswa) kepada anak putus sekolah untuk kembali sekolah. Ini terus kita cari," kata Luthfi usai memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat provinsi di Alun-alun Kabupaten Banyumas, Jumat (2/5/2025).

Program bea siswa bagi ATS ini dimulai sejak tahun pertama Luthfi menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Tujuan utama program ini adalah untuk membantu anak-anak yang putus sekolah agar dapat melanjutkan pendidikan di satuan pendidikan formal seperti SMA Negeri dan SMK Negeri di seluruh Jawa Tengah.

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,2 miliar untuk program ini.

Dengan target 1.100 anak yang terdiri dari 200 anak di SMA, 803 anak di SMK, dan 7 anak di SLB.

“Ini terus kita cari, mana anak-anak kita yang putus sekolah, kita cari dan kasih biaya untuk sekolah lagi. Itu yang utama,” tegas Luthfi.

Kebijakan Afirmasi untuk Peningkatan Layanan Pendidikan

Luthfi juga menekankan bahwa Pemprov Jateng menerapkan kebijakan afirmasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026.

Yang memberi ruang lebih luas bagi anak-anak yang tidak bersekolah untuk menikmati layanan pendidikan.

Dengan langkah ini, diharapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah akan terus meningkat.

Baca Juga: Fokus Pembangunan Infrastruktur, Gubernur Ahmad Luthfi Beberkan Rencana Jateng 2025-2030 di Depan Komisi II DPR RI

Selain itu, Luthfi juga berfokus pada perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayahnya.

Karena menurutnya, fasilitas pendidikan yang baik akan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

“Pendidikan adalah salah satu dasar bagaimana mengangkat kesejahteraan masyarakat, sekarang dan di masa yang akan datang,” tambah Luthfi.

Sementara itu, Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan di Kabupaten Banyumas.

Siswa dan unsur pemerintahan ikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat provinsi di Alun-alun Kabupaten Banyumas, Jumat (2/5/2025).
Siswa dan unsur pemerintahan ikuti Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat provinsi di Alun-alun Kabupaten Banyumas, Jumat (2/5/2025).

Dihadiri  perwakilan satuan pendidikan, guru, kepala dinas, serta instansi terkait.

Dalam upacara tersebut, Luthfi membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

Usai upacara, ia menyerahkan bea siswa ATS secara simbolis kepada tiga anak.

Serta memberikan penghargaan insan berprestasi di bidang pendidikan.

Selain itu, penyaluran zakat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah juga diberikan kepada siswa kurang mampu, serta peresmian SLB Negeri Banyumas. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gubernur jateng #hardiknas #anak putus sekolah #Beasiswa #ATS #ahmad lutfhi