Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BRI Catat Laba Rp13,8 Triliun di Kuartal I 2025, Fokus Perkuat CASA dan Digitalisasi

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 6 Mei 2025 | 02:29 WIB
Photo
Photo

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat fondasi bisnisnya di tengah tantangan ekonomi global.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi, perseroan menerapkan strategi pertumbuhan jangka panjang yang menitikberatkan pada penguatan fundamental.

Mulai dari sisi pendanaan, penyaluran kredit berkualitas, pengembangan kapabilitas digital, hingga peningkatan manajemen risiko dan sumber daya manusia.

Strategi ini menjadi komitmen BRI untuk tumbuh secara sehat, berkelanjutan, dan inklusif di seluruh segmen pasar.

Dalam Press Conference Kinerja Keuangan Triwulan I 2025 di Jakarta, Selasa (30/4), Hery Gunardi menegaskan pentingnya penguatan struktur pendanaan.

Khususnya melalui pertumbuhan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA).

“BRI harus memiliki kekuatan dari sisi pendanaan, khususnya CASA, baik saat ini maupun ke depan. Untuk itu, BRI mengakselerasi pertumbuhan CASA, mulai dari segmen konsumer, UMKM, hingga segmen wholesale banking,” ujar Hery.

Ia menambahkan, engine transaksi ritel BRI kini diperkuat oleh aplikasi superapps BRImo yang telah digunakan lebih dari 40 juta nasabah.

Hery menyampaikan, penguatan CASA tak bisa dipisahkan dari integrasi digital, produktivitas jaringan, dan sinergi dengan anak usaha.

Perusahaan akan melakukan fine tuning pada UI/UX BRImo. Sekaligus mendorong pemanfaatan QRIS dan AgenBRILink yang berperan penting dalam memperluas jangkauan layanan keuangan hingga pelosok.

Selain itu, sinergi bisnis dengan anak usaha seperti Pegadaian dan PNM akan terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga, khususnya tabungan dan giro.

Di segmen korporasi, BRI juga mengembangkan platform Qlola sebagai solusi digital terintegrasi untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah skala besar.

Baca Juga: Tren Gaya Hidup Sehat Buka Banyak Peluang, BRI Dorong UMKM Gula Aren Asal Banten Go Global

Platform ini menawarkan berbagai fitur lengkap dalam satu ekosistem digital BRI.

Meskipun mulai mendiversifikasi penyaluran kredit ke segmen lain seperti KPR dan BRIguna (payroll loan), BRI tetap fokus pada pembiayaan UMKM.

Tercatat, dari total kredit sebesar Rp1.373,66 triliun per kuartal I 2025, sebanyak 81,97 persen atau setara Rp1.126,02 triliun disalurkan ke sektor UMKM.

Pengembangan SDM menjadi salah satu agenda strategis BRI di bawah kepemimpinan baru.

“Kami menerapkan prinsip the right man in the right place. Pengembangan human capital dilakukan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga melalui pendidikan lanjutan di sekolah bisnis internasional,” kata Hery.

Manajemen risiko juga dipastikan berjalan seiring ekspansi.

“Fungsi risk management bukan hanya kontrol, tetapi juga alat bantu dalam memahami dan mengelola risiko agar bisnis bisa tumbuh sehat,” imbuhnya.

Di tengah kondisi global yang fluktuatif, BRI mencatat kinerja impresif. Laba bersih Triwulan I 2025 mencapai Rp13,80 triliun.

Total aset tumbuh 5,49 persen secara tahunan menjadi Rp2.098,23 triliun.

Perseroan juga terus menyiapkan diri menjadi bank universal dengan layanan lengkap untuk seluruh segmen nasabah di Indonesia.

Sebagai informasi, Hery Gunardi resmi menjabat sebagai Direktur Utama BRI sejak Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 24 Maret 2025, dan telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui proses fit and proper test. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #super Apps BRImo #Strategi Perusahaan #CASA #Kinerja BRI #QLola #BBRI