Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jejak Hidup Gus Alam, Anggota DPR RI dan Sosok Teladan yang Dikenang Lewat Pesan Haru Sang Istri: Maaf, Aku Tidak Akan Pernah Bisa Sempurna

Syahaamah Fikria • Kamis, 8 Mei 2025 | 03:05 WIB
KH Alamudin Dimyati Rois alias Gus Alam Tutup Usia, Akun Instagram Milik Sang Istri Aslikh Rina Ulyaddin Berubah Menjadi Lautan Ucapan Duka
KH Alamudin Dimyati Rois alias Gus Alam Tutup Usia, Akun Instagram Milik Sang Istri Aslikh Rina Ulyaddin Berubah Menjadi Lautan Ucapan Duka

RADARSOLO.COM - Sehari berselang, kabar kepergian Alamuddin Dimyati Rois atau yang lebih dikenal sebagai Gus Alam, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), masih meninggalkan duka mendalam.

Gus Alam meninggal dunia pada Selasa (6/5/2025).

Politikus asal Jawa Tengah itu tutup usia di umur 44 tahun setelah menjalani perawatan intensif akibat kecelakaan di ruas Tol Pemalang-Batang beberapa hari sebelumnya.

Kepergian Gus Alam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat di parlemen, dan kalangan Nahdliyin.

Terlebih, pesan perpisahan menyentuh dari sang istri, Aslikh Rina Ulyaddin, menyita perhatian publik dan mengalirkan empati ribuan netizen.

Kecelakaan Tragis yang Merenggut Nyawa

Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam mengalami kecelakaan pada Jumat (2/5/2025), saat sedang dalam perjalanan dinas bersama timnya.

Mobil yang ditumpanginya mengalami insiden di Tol Pemalang-Batang.

Dalam kecelakaan tersebut, dua penumpang, yakni tenaga ahli DPR Vicka Novitasari dan Muhammad Balya, meninggal di tempat.

Sementara Gus Alam bersama sang sopir, Arya Maulana, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSU Budi Rahayu, Pekalongan.

Sayangnya, meski telah dirawat intensif di ruang ICU, nyawa Gus Alam tak tertolong.

Ia mengembuskan napas terakhir pada Selasa malam, disambut kesedihan dari berbagai kalangan.

Profil Singkat Gus Alam

Gus Alam merupakan putra dari KH Dimyati Rois, ulama kharismatik pendiri Pondok Pesantren Al Fadllu wal Fadhilah di Kendal, Jawa Tengah.

Lahir pada 26 Desember 1980 di Kaliwungu, Kendal, Gus Alam dikenal sebagai tokoh muda NU yang aktif di berbagai lini, baik politik, keagamaan, maupun sosial.

Ia tercatat telah empat kali terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Jawa Tengah I (meliputi Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Salatiga) sejak tahun 2009.

Dalam kiprah politiknya, Gus Alam dikenal konsisten memperjuangkan isu pendidikan pesantren, kesejahteraan santri, serta memperkuat peran lembaga keagamaan di daerah.

Selain aktif di parlemen, Gus Alam juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Jawa Tengah dan Wakil Ketua Garda Bangsa, organisasi sayap kepemudaan PKB.

Pada 2017, ia mendirikan cabang kedua Pondok Pesantren Al-Fadllu Wal Fadhilah di Kecamatan Patebon, Kendal.

Di lingkungan NU, Gus Alam menjabat sebagai Mustasyar (penasihat) PCNU Kendal dan kerap terlibat dalam kegiatan dakwah maupun sosial kemasyarakatan.

Ungkapan Haru dari Sang Istri

Kepergian Gus Alam tidak hanya menyisakan duka bagi masyarakat dan partai, tetapi juga pukulan berat bagi keluarganya, khususnya sang istri, Aslikh Rina Ulyaddin.

Dalam unggahan terakhirnya di Instagram @aslikhrina, ia membagikan foto kenangan bersama almarhum di Tanah Suci Makkah.

Dalam gambar tersebut, tampak Gus Alam sedang merangkul sang istri dari belakang, simbol kasih yang tulus dan mendalam.

Caption yang menyertai unggahan itu begitu menyentuh hati, berisi doa dan perpisahan yang mengalirkan emosi para pembacanya.

"Sayang, maaf karena aku jadi pendamping njenengan tidak akan pernah bisa sempurna. Bahkan jauh dari kata baik, kita sudah tentu tidak selevel karena Maqom njenengan sudah berada ditahap "ikhlas legowo ridho nerimo tanpa embel2" sedangkan aku masih ditahap "sabar sambil ngomel2". Aku meminta ridho njenengan karena aku melayani dengan penuh kekurangan," tulisnya.

"Level cinta pasangan Suami Istri itu adalah Mawaddah Waa Rahmah.. mungkin kalau mengacu soal kasmaran2 saja, bubar sudah sebuah pernikahan," sambungnya.

Ribuan komentar mengalir memenuhi unggahan tersebut, berisi doa, ucapan duka, serta dukungan moral untuk keluarga yang ditinggalkan.

Dikenang sebagai Sosok Bersahaja dan Teguh Prinsip

Gus Alam dikenang sebagai pribadi rendah hati, religius, dan memiliki semangat kuat untuk memperjuangkan kepentingan umat.

Sosoknya menjadi teladan bagi para kader muda PKB dan warga Nahdliyin. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#kecelakaan #Alamuddin Dimyati Rois #nu #Gus Alam #dpr ri #nahdliyin #Aslikh Rina Ulyaddin #pkb