RADARSOLO.COM - Media sosial tengah diramaikan dengan kemunculan istilah jenaka namun menggelitik, 'We wok de tok not only tok de tok'.
Kalimat ini menjadi bahan guyonan sekaligus sindiran yang tersebar luas dalam bentuk meme, video parodi, hingga stiker percakapan.
Namun, siapa sebenarnya yang pertama kali mengucapkan kalimat tersebut?
Frasa yang terdengar seperti campuran bahasa Inggris dengan logat unik itu diduga pertama kali terdengar dalam sebuah pidato resmi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Potongan videonya beredar luas usai diunggah akun TikTok @indonesia20245_ dan langsung mendapat sorotan netizen.
Video tersebut kemudian menyebar ke berbagai platform media sosial lainnya, termasuk X (Twitter) dan Instagram.
Dalam postingannya, @indonesia20245_ menyebut, pidato bahasa Inggris Jokowi itu disampaikan dalam Pembukaan Hannover Messe di di Hannover Congress Centrum, Hannover, Jerman pada 16 April 2023 lalu.
Dilansir dari presidenri.go.id, dalam pidatonya saat itu, Jokowi menyebut bahwa Indonesia sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama. Di antaranya dalam hilirasi industri dan ekonomi hijau.
Pada satu momen, terdengar ucapan yang oleh banyak netizen dibaca sebagai "We wok de tok, not only tok de tok."
Kalimat tersebut sebenarnya merupakan pelafalan yang terdengar tidak sempurna dari idiom bahasa Inggris.
“We wok de tok not only tok de tok!!! Yang Benar: We walk the talk, not only talk the talk!!!” demikian keterangan dalam video @indonesia20245_ .
Adapun arti dari idiom tersebut adalah, melakukan tindakan nyata sesuai ucapan, bukan hanya pandai berkata-kata.
Frasa itu menjadi populer karena dianggap lucu dan relatable.
Banyak netizen kemudian mencoba menjelaskan makna frasa tersebut dari sisi fonetik:
We = kita
Wok = work (bekerja)
De = the
Tok = talk (bicara)
Not only = tidak hanya
Tok de tok = talk the talk (hanya bicara saja)
Jika ditafsirkan secara bebas, kalimat itu bisa bermakna, “Kami bekerja sesuai ucapan, bukan cuma pandai bicara.”
Tak lama setelah viral, istilah itu menghiasi berbagai konten kreatif.
Mulai dari meme tokoh kartun seperti SpongeBob, karakter anime Naruto, hingga ilustrasi sindiran politik.
Bahkan, kalimat ini telah menjelma menjadi ekspresi sindiran populer bagi mereka yang dianggap 'omdo' alias omong doang. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria