RADARSOLO.COM - Nama Ida Nur Hayati kini terus menyita perhatian publik di sosial media.
Pasalnya, nama Ida Nur Hayati disorot usai ia diketahui menjadi selingkuhan Kepala Desa Kendalkemlagi yakni Iwan Fanani.
Bukan tanpa sebab, Ida Nur Hayati rupanya menjalin hubungan dengan Iwan Fanani lantaran dinilai cukup dekat dengan sang Kades atas jabatannya sebagai Sekdes atau Sekretaris Desa Kendalkemlagi.
Kasus perselingkuhan antara Ida Nur Hayati dengan Iwan Fanani tersebut bahkan menjadi viral di sosial media, hingga diketahui oleh banyak masyarkat Kabupaten Lamongan.
Hal tersebut diketahui dari cuitan dia akun Twitter @tukangbedah00 yang dibagikan pada 15 Mei 2025.
"Kepala Desa (Kades) Kendalkemlagi, Iwan Fanani dan Sekdes Ida Nur Hayati diduga selingkuh. Kabar keduanya sedang ngamar bareng di hotel sedang viral di Kabupaten Lamongan," ujarnya.
Tak pelak sosok Iwan Fanani maupun Ida Nur Hayati pun terus menjadi perbincangan.
Bahkan berbagai sosial media dari dari Ida Nur Hayati tersebut disorot.
Salah satunya adalah channel YouTube dari Ida Nur Hayati.
"Mampir ke Channel YouTubenya mbak Sekdes viral guys," tulisnya.
Diketahui bahwa channel YouTubenya memiliki nama yang sama dengannya yakni Ida Nurhayati.
Namun rupanya setelah viral, kini tampak channel YouTube Ida Nur Hayati tersebut tak lagi bisa diakses.
Kini kasus perselingkuhan Kades Kendalkemlagi Iwan Fanani dan Sekdes Ida Nur Hayati tersebut terus menjadi perhatian usai ditayangkan pada lebih dari 1,7 juta pengguna Twitter atau X.
Kasus ini juga turut ditanggapi langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Effendi (Pak Yes) terkait skandal bawahannya.
Yuhronur menyebutkan bahwa dirinya akan memberikan sanksi kedapa oknum Kades dan Sekdes di Lamongan tersebut.
"Tentu akan ada sanksi jika memang ada, tapi saya minta semuanya untuk menunggu dulu," ucapnya dengan tegas.
Bupati Lamongan ini juga menjalaskan bahwa dirinya akan menangani kasus tersebut bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Sebab, kasus yang menyeret Kades Lamongan ini tidak hanya terkait dugaan selingkuh dengan Sekdes.
Melainkan, dirinya juga diduga kerap kali melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap sang istri, NK.
"Para tokoh masyarakat dan pengurus BPD akan bertemu dengan saya untuk melaporkan hal itu. Nanti akan kami pelajari laporan dari BPD dan tokoh masyarakat ini," jelas Yuhronur.(np)
Editor : Nur Pramudito