Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

100 Hari Pemerintahan Luthfi-Taj Yasin: Gandeng Kampus, DPR, dan Dunia Usaha Bangun Jateng

Tri wahyu Cahyono • Senin, 26 Mei 2025 | 01:04 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menggandeng banyak pihak, di antaranya para akademisi untuk mempercepat pembangunan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menggandeng banyak pihak, di antaranya para akademisi untuk mempercepat pembangunan.

RADARSOLO.COM-Dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin telah menunjukkan komitmen serius untuk mempercepat pembangunan daerah melalui berbagai kolaborasi strategis.

Salah satu langkah utama adalah pembentukan Forum Rektor yang melibatkan 44 perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Melalui forum ini, Pemprov Jateng menjalin kerja sama untuk menjalankan 29 program hingga 2029.

Program-program tersebut meliputi penurunan angka stunting, pendampingan UMKM, penguatan desa wisata, pelatihan konten kreator, serta pendidikan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.

Kolaborasi ini telah membuahkan hasil nyata.

Bersama Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Pemprov Jateng sukses mengimplementasikan teknologi desalinasi di Rusunawa Slamaran, Kota Pekalongan.

Teknologi tersebut mampu mengubah air payau menjadi air tawar yang layak konsumsi dan telah dinikmati oleh 250 kepala keluarga.

“Rasanya enak, segar, tidak asin,” ujar Slamet, salah satu warga yang mencoba air hasil desalinasi.

Program ini menjadi pioner dan akan diterapkan di wilayah pesisir lain seperti Demak, Rembang, dan Jepara.

Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan Poltekkes Kemenkes Semarang melalui program KKN Tematik yang mengerahkan 600 mahasiswa untuk pencegahan stunting dan TBC di Kabupaten Magelang, Semarang, dan Banyumas.

Tak hanya akademisi, Pemprov Jateng juga menggandeng berbagai elemen lain melalui Forum Senayan (anggota DPR RI dapil Jateng), Forum Berlian (anggota DPRD Jateng), organisasi masyarakat, dan komunitas pengusaha.

Baca Juga: Mendagri Tito Puji Inisiatif Gubernur Jateng Bentuk Forum Rektor, Dorong Kebijakan Berbasis Riset

Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jateng Wahid Abdurrahman menyebut, sinergi ini menghasilkan langkah konkret.

Misalnya, DPRD Jateng sepakat mengarahkan anggaran aspirasinya untuk infrastruktur pada 2025, dan anggota Komisi V DPR RI dari dapil Jateng mendorong percepatan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas.

“Ini langkah konkret,” ujarnya dalam konferensi di Semarang, Minggu (25/5/2025).

Pemprov Jateng juga menjalin kerja sama sister province dengan Chungcheongbuk-Do, Korea Selatan.

Lewat kerja sama ini, 100 lulusan SMA/SMK dari Jateng menerima beasiswa kuliah di 18 universitas di Korea Selatan.

Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sinergi dalam membangun daerah.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri, semua elemen kita gandeng,” tegasnya.

Inisiatif pembentukan Forum Rektor juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Ia menyebut langkah ini sebagai strategi cerdas karena menghasilkan kebijakan berbasis riset dan kebutuhan nyata.

“Itu good idea, good move. Supaya kebijakan kita bukan sekadar feeling-feeling-an, tapi berdasarkan studi,” puji Tito. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gubernur jateng #ngopeni nglakoni #Ahmad Luthfi #forum rektor #Forum Berlian #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen #100 Hari Kerja Luthfi Yasin #forum senayan peduli jateng