Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kerap Terdampak Banjir Rob, Warga Sayung Demak Kini Dapat Bantuan Rumah Apung dari Pemprov Jateng

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 14 Juni 2025 | 01:51 WIB
Proses pembuatan rumah apung di Desa Timbulsloko,  Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Warga setempat terdampak langsung rob.
Proses pembuatan rumah apung di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Warga setempat terdampak langsung rob.

RADARSOLO.COM-Harapan baru muncul bagi warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, yang selama bertahun-tahun hidup dikepung banjir rob akibat abrasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kini memberikan bantuan berupa pembangunan rumah apung sebagai solusi jangka panjang.

Program pembangunan rumah apung ini merupakan bagian dari penanganan rob di wilayah pesisir Demak.

Bantuan tersebut disambut dengan penuh antusias oleh warga yang selama ini tinggal di rumah-rumah yang terendam air pasang.

Salah satu penerima manfaat, Muslim, mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan rumah apung. Ia berharap bantuan ini bisa membuat keluarganya hidup lebih tenang.

“Tentu sangat senang, karena dengan rumah apung membuat kami lebih nyaman nantinya,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).

Muslim bercerita bahwa air rob telah lama merusak tempat tinggalnya.

Meski sudah tiga kali meninggikan rumah dengan menguruk, tetap saja rumahnya kembali tergenang.

“Air itu terus meninggi sampai sekarang. Rumah saya lantainya dari kayu, kondisinya mengkhawatirkan. Kami khawatir sewaktu-waktu roboh diterjang gelombang,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Romani, penerima bantuan rumah apung lainnya.

Ia merasa seperti mendapatkan angin segar di tengah kesulitan yang menimpa keluarganya.

“Ya senang dibantu rumah apung. Rumah saya sekarang sudah jelek, setengahnya tergenang air rob. Saya tinggal di situ bersama istri dan dua anak,” ungkapnya.

Baca Juga: Atasi Rob Sayung Demak, Pemprov Jateng Gaspol Keruk Sedimentasi Sungai Dombo

Romani tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya.

Berkali-kali ia tersenyum sambil mengatakan bahwa rumah apung adalah harapan baru bagi warga desanya.

“Anak-anak nanti bisa belajar dengan tenang, hidup juga lebih nyaman dan layak,” katanya.

Romani mengenang masa lalu desanya yang dulunya subur dan menjadi pusat pertanian serta tambak. Namun, abrasi mengubah segalanya.

“Kami sebenarnya ingin pindah, tapi tidak punya lahan dan biaya. Rumah apung ini sangat membantu bagi kami,” lanjutnya.

Plt Kepala Bidang Perumahan Disperakim Jawa Tengah Maharani Tri Hapsari menjelaskan, penanganan rob tidak hanya sebatas pengendalian air. Tetapi juga menyasar perbaikan sektor permukiman.

Pemerintah menargetkan pembangunan rumah apung untuk 110 unit rumah di dusun tersebut. Proyek akan dilaksanakan secara bertahap.
Pemerintah menargetkan pembangunan rumah apung untuk 110 unit rumah di dusun tersebut. Proyek akan dilaksanakan secara bertahap.

“Ada beberapa daerah terdampak rob yang menyebabkan rumah-rumah rusak dan terendam. Maka dari itu, Disperakim ikut serta dalam program yang diinstruksikan langsung oleh Bapak Gubernur,” terangnya.

Salah satu solusi yang diambil adalah pembangunan rumah apung di Dusun Timbulsloko, Sayung.

Selain itu, terdapat pula program relokasi dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Hari ini kami mulai pembangunan untuk tiga rumah. Prosesnya sudah berjalan,” ungkap Maharani.

Totalnya, pemerintah menargetkan pembangunan rumah apung untuk 110 unit rumah di dusun tersebut. Proyek akan dilaksanakan secara bertahap.

“Untuk relokasi, sudah dimulai pada dua rumah yang dipindahkan ke Desa Blerong dan Tambakroto. Program ini berlaku bagi warga yang memiliki lahan. Bangunan rumah akan kami bantu. Sisanya bisa memilih, direlokasi atau tetap rumah apung,” tambahnya.

Baca Juga: Pemprov Jateng Gelontorkan Rp125 Miliar untuk Ormas, Wagub Taj Yasin: Jangan Cuma Formalitas

Maharani menegaskan, program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir yang terdampak perubahan iklim. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Rumah Apung #Sayung #bantuan #pemprov jateng #banjir #demak #rob