Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Murka dan Amukan Habib Bahar bin Smith Usai Adik-adiknya Jadi Korban Pencabulan dan Penganiayaan

Syahaamah Fikria • Kamis, 19 Juni 2025 | 00:31 WIB
Habib Bahar bin Smith.
Habib Bahar bin Smith.

RADARSOLO.COM – Habib Bahar bin Smith benar-benar marah dan murka setelah dua adik kandungnya masing-masing menjadi korban dugaan pencabulan dan penganiayaan.

Adik perempuan Habib Bahar, S, mengalami dugaan pencabulan oleh tersangka EKK.

Sedangkan adik laki-lakinya, Zein bin Smith, jadi korban penganiayaan dan percobaan penusukan setelah berupaya menyelematkan sang adik, S jadi pelaku pencabulan.

Zein pun mengalami luka serius di bagian tangan lantaran berupaya menangkis serangan menggunakan pisau oleh pelaku YLK.

Kuasa hukum keluarga Habib Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta, mengatakan kondisi sang pendakwah saat mengetahui kejadian tragis yang menimpa adiknya tersebut.

Dia menyebut, Habib Bahar benar-benar marah dan murka kepada para pelaku, yang kini telah ditangkap pihak kepolisian.

"Murka, marah keras. Marah benar-benar luar biasa beliau," ujar Ichwan, Rabu (18/6/2025).

Menurut Ichwan, murka Habib Bahar terutama karena mengetahui adik perempuannya yang menjadi korban dugaan pencabulan.

"Dia harus jaga marwah adik perempuannya. Kalau adik laki-lakinya sih kata dia enggak apa-apa ditusuk biarin, cuma adik perempuannya kan, kehormatannya mau diambil. Marah besar," tutur Ichwan.

Bahkan, ditambahkan Ichwan, Habib Bahar tak bisa menyembunyikan emosinya saat berada di kantor polisi.

Sehingga Ichwan dan sejumlah pihak berusaha untuk menenangkan agar lebih bisa menjaga emosi.

"Di polres juga ngamuk, nenangin juga susah," kata Ichwan.

Dugaan Pencabulan dan Penganiayaan

Insiden tragis ini bermula pada Senin (16/6/2025) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, di sebuah kontrakan di Gang Sate, Kelurahan Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Bermula ketika Zein bin Smith, adik Habib Bahar bin Smith mendengar suara teriakan seorang wanita yang memanggil namanya.

Seketika itu juga, ia langsung mendatangi sumber suara.

Betapa terkejutnya Zein, ia mendapati adik kandungnya, berinisial S, sedang dicabuli oleh terduga pelaku EKK.

"Pelapor mendengar suara teriakan seorang wanita yang memanggil nama nya. Pelapor langsung mendatangi sumber suara dan melihat adik kandungnya, yaitu saudari S, sedang dicabuli terlapor," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Zein bin Smith yang berusaha menyelamatkan S, terlibat baku hantam sengit dengan pelaku EKK.

Setelah insiden awal tersebut, Zein kemudian mendatangi rumah pelaku untuk meminta pertanggungjawaban.

Namun saat Zein membuka pintu rumah pelaku, terjadi aksi dorong-dorongan.

Tiba-tiba, pelaku mengambil sebilah pisau dan langsung mengarahkannya ke leher Zein.

Zein yang mencoba menepis serangan mematikan itu dengan tangan kosong menderita luka parah di tangan kanannya.

"Jadi saudara Z selaku pelapor ini mengalami luka di tangan kanannya, luka robek," tambahnya.

Saat ini, EKK dan YLK, dua pria yang diduga menjadi pelaku dalam kasus ini telah berhasil ditangkap oleh jajaran Polda Metro Jaya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#murka #habib bahar bin smith #pencabulan #penganiayaan #polda metro jaya #adik