RADARSOLO.COM – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Jawa Tengah dipastikan siap beroperasi secara optimal saat peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 21 Juli 2025.
Kesiapan ini terlihat dari pengecekan langsung di sejumlah koperasi oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan pada Sabtu (19/7/2025).
Setidaknya dua lokasi strategis menjadi titik kunjungan.
Yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sumbung, Cepogo, Boyolali dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banyuanyar, Banjarsari, Solo.
Sehari sebelumnya, Ahmad Luthfi juga mengecek Koperasi Desa Merah Putih di Bentangan, Klaten, yang akan menjadi titik utama peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih secara nasional.
Menurut Gubernur Luthfi, hingga saat ini terdapat 8.523 koperasi desa dan kelurahan di Jateng yang telah berbadan hukum.
Beberapa di antaranya telah dimodifikasi menjadi percontohan Koperasi Merah Putih untuk diterapkan secara nasional.
“Koperasi desa dan kelurahan di Jawa Tengah siap beroperasi penuh saat peluncuran. Masing-masing memiliki keunggulan sesuai potensi wilayahnya,” ujar Luthfi.
Sebagai contoh, Koperasi Kelurahan Merah Putih Banyuanyar dinilai memiliki tampilan modern dan fasilitas lengkap.
Selain pelayanan koperasi, juga terdapat layanan klinik dan ruang UMKM yang menyasar kebutuhan masyarakat urban.
“Karena berada di wilayah kelurahan, tampilannya harus lebih modern. Ini jadi pusat layanan dan gotong royong masyarakat perkotaan,” jelasnya usai meninjau lokasi.
Menko Pangan Zulkifli Hasan pun mengapresiasi konsep Koperasi Kelurahan Merah Putih Banyuanyar.
Ia menyebut koperasi ini sebagai salah satu yang terbaik dari kunjungannya ke berbagai daerah.
“Bangunannya dua lantai, lengkap, dan tampilannya keren. Ini koperasi kelurahan terbaik sejauh ini,” puji Zulhas.
Meski begitu, Zulhas menegaskan bahwa esensi koperasi tidak hanya soal keuangan, tetapi juga menyangkut nilai sosial seperti interaksi warga, pemberdayaan masyarakat, serta semangat gotong royong.
Di Koperasi Desa Merah Putih Sumbung, Boyolali, koperasi telah memberi ruang bagi UMKM lokal dengan menyediakan gerai produk olahan susu sapi.
Sedangkan di Koperasi Kelurahan Merah Putih Banyuanyar, terdapat empat UMKM yang sudah siap mengisi gerai koperasi.
“Koperasi ini menjadi ruang nyata untuk menyerap potensi lokal,” ujar Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Banyuanyar, Sumanto. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria