Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Apa Arti Tren Bendera One Piece yang Viral Dikibarkan Jelang HUT RI ke-80? Ucapan Gus Dur Kembali Diingat

Nur Pramudito • Kamis, 31 Juli 2025 | 17:18 WIB

Viral Tren pengibaran bendera One Piece viral jelang HUT RI ke-80 di media sosial, Ucapan Gus Dur kembali jadi pengingat pentingnya etika be
Viral Tren pengibaran bendera One Piece viral jelang HUT RI ke-80 di media sosial, Ucapan Gus Dur kembali jadi pengingat pentingnya etika be

RADARSOLO.COM - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, jagat media sosial diramaikan oleh tren tak biasa: pengibaran bendera bajak laut One Piece, baik secara fisik maupun digital.

Fenomena ini viral di berbagai platform, dan secara simbolik menjadi bentuk ekspresi dari sebagian masyarakat—khususnya generasi muda—terhadap kondisi sosial-politik saat ini.

Namun di tengah riuhnya aksi ini, publik kembali mengangkat ucapan Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang kini terasa relevan:

"Kalian boleh mengibarkan bendera lain, tapi jangan lebih tinggi dari Merah Putih."

Ucapan Gus Dur itu kembali menjadi pengingat bahwa dalam kebebasan berekspresi, penghormatan terhadap simbol negara tetap harus dijaga.

Baca Juga: Viral Tren Kibarkan Bendera One Piece yang Berkibar Jelang HUT RI ke-80, Apa Artinya?

Tren Viral: Bendera One Piece di Dunia Nyata

Awal mula tren ini muncul tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus.

Namun alih-alih mematuhi secara penuh, sebagian masyarakat justru memilih turut mengibarkan bendera Jolly Roger—bendera bajak laut dari anime One Piece—sebagai simbol alternatif.

Bendera berlatar hitam dengan gambar tengkorak dan topi jerami ini terlihat dikibarkan di beberapa lokasi, dari rumah pribadi hingga tongkrongan anak muda.

Di media sosial, tren ini semakin masif, dengan berbagai unggahan yang menunjukkan bendera tersebut berdampingan atau bahkan menggantikan Merah Putih.

Simbol Kritik dan Harapan

Meski terlihat nyeleneh, banyak netizen menegaskan bahwa pengibaran bendera One Piece bukanlah bentuk pelecehan terhadap Merah Putih, melainkan ekspresi kritik sosial dan perlawanan simbolik terhadap kondisi yang dianggap tidak adil.

Karakter Monkey D. Luffy, pemimpin bajak laut Topi Jerami, dianggap mewakili nilai-nilai perjuangan melawan ketidakadilan, ketamakan kekuasaan, dan korupsi moral.

Bendera mereka mencerminkan semangat bebas, keberanian, dan mimpi akan dunia yang lebih adil—nilai-nilai yang dirasa mulai luntur di dunia nyata.

Ucapan Gus Dur, Pengingat akan Batas Ekspresi

Di tengah semangat ekspresi tersebut, kutipan Gus Dur yang kembali viral menjadi penyeimbang.

Sebagai tokoh demokrasi dan pluralisme, Gus Dur memang dikenal membela kebebasan berekspresi.

Namun ia juga menekankan pentingnya menjaga martabat simbol negara.

“Kalian boleh mengibarkan bendera lain, tapi jangan lebih tinggi dari Merah Putih,” ujar Gus Dur dalam sebuah kesempatan, menanggapi polemik serupa yang pernah terjadi di masanya.

Ucapan itu kini dijadikan rambu oleh sebagian masyarakat agar semangat kritik tidak sampai pada tindakan yang melukai rasa hormat terhadap bangsa dan sejarah perjuangan.

Baca Juga: Viral Tren Kibarkan Bendera One Piece yang Berkibar Jelang HUT RI ke-80, Apa Artinya?

Netizen: "Bendera Kami Kritik, Tapi Merah Putih Tetap Sakral"

Banyak warganet menyuarakan bahwa pengibaran bendera One Piece tidak dimaksudkan untuk menandingi atau merendahkan bendera negara.

Mereka menegaskan bahwa Merah Putih tetap simbol utama kebangsaan, dan aksi ini lebih sebagai sindiran kultural terhadap ketimpangan sosial, politik, hingga ekonomi yang dirasa belum membaik.

Di sisi lain, ada juga pihak yang menilai aksi ini berlebihan dan mengkhawatirkan akan berdampak pada lunturnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda.

Fenomena bendera One Piece yang berkibar menjelang HUT RI ke-80 menunjukkan bahwa generasi hari ini mengekspresikan keresahan dan cinta tanah air dengan cara yang berbeda.

Mereka merindukan keadilan, keterbukaan, dan kesetaraan—hal-hal yang juga pernah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.

Namun, seperti yang diingatkan Gus Dur, ekspresi dan kritik tetap harus dilandasi dengan etika dan rasa hormat kepada simbol negara.

Sebab, Merah Putih bukan hanya bendera—ia adalah saksi sejarah perjuangan bangsa yang tak boleh dilupakan, apalagi ditinggikan oleh simbol lain.

Editor : Nur Pramudito
#media sosial #viral #gus dur #one piece #bendera #HUT RI Ke 80 #tren #Bendera One Piece