Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sosok Fajar Adriyanto, Marsma TNI AU yang Gugur dalam Kecelakaan Pesawat FASI di Bogor, Ternyata Pilot Jet Tempur F-16

Nur Pramudito • Minggu, 3 Agustus 2025 | 20:46 WIB
Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat FASI di Bogor. Ini rekam jejak dan dedikasinya untuk TNI AU.
Marsma TNI Fajar Adriyanto gugur dalam kecelakaan pesawat FASI di Bogor. Ini rekam jejak dan dedikasinya untuk TNI AU.

RADARSOLO.COM - Kabar duka datang dari dunia penerbangan militer Indonesia.

Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fajar Adriyanto, mantan Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU), gugur dalam kecelakaan pesawat latih milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) di kawasan Ciampea, Bogor, Minggu (3/8/2025).

Marsma TNI Fajar Adriyanto dikenal sebagai penerbang tempur ulung dan tokoh penting dalam sejarah TNI AU.

Ia mengawali karier sebagai pilot jet tempur F-16 Fighting Falcon di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi dengan call sign legendaris "Red Wolf".

Baca Juga: Identitas Korban Tewas Pesawat FASI Jatuh di Ciampea Bogor Terungkap, Satu Korban Luka Masih Masih Dirawat

Rekam Jejak dan Prestasi Fajar Adriyanto

Dilansir dari laman resmi TNI AU, Fajar merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992.

Ia pernah menjabat sebagai Pabandyaops Sops Kohanudnas dan Komandan Pangkalan TNI AU Manuhua pada 2017.

Kariernya menanjak hingga dipercaya menjabat Kadispen TNI AU selama satu dekade penuh, dari 2019 hingga 2029.

Selama menjabat, ia dikenal sebagai figur komunikatif dan vokal dalam menyampaikan berbagai informasi terkait TNI AU ke publik.

Baca Juga: Pesawat FASI Jatuh di Ciampea Bogor, TNI AU Langsung Menuju Lokasi dan Investigasi Penyebab Kecelakaan

Fajar juga tercatat pernah terlibat dalam peristiwa intersepsi udara antara F-16 TNI AU dan F/A-18 Hornet milik Angkatan Laut Amerika Serikat di langit Bawean tahun 2003, sebuah momen penting dalam sejarah pertahanan udara Indonesia.

Pada tahun 2012, ia meraih predikat tesis terbaik di Universitas Pertahanan Indonesia dalam program Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategi (SKPS).

Aktif Terbang hingga Akhir Hayat

Meski telah purna tugas, Fajar tetap aktif sebagai penerbang sipil dan anggota FASI.

Ia gugur dalam insiden jatuhnya pesawat ringan jenis olahraga di Ciampea sekitar pukul 10.00 WIB, saat sedang melaksanakan latihan.

Kadispen TNI AU saat ini, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana, membenarkan kabar duka tersebut.

"Satu gugur atas nama Marsma TNI Fajar Adrianto. Beliau memang aktif terbang di FASI," kata Nyoman.

Selain Fajar, kecelakaan tersebut juga melukai satu orang lainnya bernama Roni yang saat ini masih dirawat intensif akibat luka berat.(np)

Editor : Nur Pramudito
#f-16 #viral #tni au #pesawat FASI #bogor #Pesawat Jatuh #Fajar Adriyanto #ciampea