Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Profil Ahmad Muzani: Usai 17 Tahun Jabat Sekjen Gerindra, Kini Diisukan Akan Gantikan Tito Karnavian di Mendagri, Benarkah?

Syahaamah Fikria • Selasa, 5 Agustus 2025 | 02:14 WIB
Ahmad Muzani.
Ahmad Muzani.

RADARSOLO.COM – Nama Ahmad Muzani kembali jadi sorotan publik, usai umumkan tak lagi menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra setelah 17 tahun.

Kini, muncul isu jika politisi senior itu digadang-gadang bakal tempati kursi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), gantikan Tito Karnavian.

Dengan jabatannya kini, mulai dari Ketua MPR hingga Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, nama Ahmad Muzani memang sangat diperhitungkan di panggung politik.

Bahkan, belakangan juga muncul rumor jika pergeseran jabatan Ahmad Muzani di internal partai adalah untuk menjaga marwah jabatannya di MPR. Sehingga setara dengan Presiden Prabowo Subianto, yang juga menjabat Ketua Umum Gerindra.

Meskipun hal itu juga langsung ditepis oleh pihak Istana, melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

"Enggak, itu kan asumsinya orang. Kalau dalam hal pengambilan keputusan tidak seperti itu. Kami merasa, terutama bahwa Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum (Prabowo Subianto), sudah waktunya ada regenerasi," tegas Prasetyo, Senin (4/8/2025).

Lantas, bagaimana sepak terjang Ahmad Muzani di dunia politik dan pemerintahan?

Profil Ahmad Muzani

Ahmad Muzani lahir 15 Juli 1968 di Tegal, Jawa Tengah.

Sejak remaja, ia sudah aktif berorganisasi, bahkan pernah memimpin Pelajar Islam Indonesia (PII).

Setelah menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi di Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, Muzani memulai kariernya sebagai wartawan majalah Amanah dan penyiar radio Ramako.

Ketekunannya mengantarkannya menjadi direktur radio Ramako untuk wilayah Serang, Banten.

Terjun ke Dunia Politik

Sebelum terjun ke Partai Gerindra, Muzani sempat mencicipi dunia politik praktis dengan turut membidani berdirinya Partai Bintang Reformasi (PBR) dan menjabat sebagai Wakil Sekjen.

Namun, menjelang Pemilu 2009, pria yang pernah menjadi manajer perkebunan kelapa sawit milik Prabowo Subianto ini memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra.

Sejak terbentuknya Partai Gerindra itu, dia dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) hingga tahun 2025, atau sekira 17 tahun.

Perjalanan legislatifnya juga cemerlang. Ia berhasil melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung I selama empat periode berturut-turut (2009-2014, 2014-2019, 2019-2024, dan 2024-2029).

Di DPR, ia pernah tergabung dalam Komisi I, menjabat sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, dan terpilih sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR RI sejak periode 2012-2024.

Puncak karier legislatifnya adalah saat ia diangkat menjadi Wakil Ketua MPR RI pada 26 Maret 2018. Dan kembali terpilih pada 3 Oktober 2019.

Hingga akhirnya resmi terpilih dan disumpah sebagai Ketua MPR RI periode 2024-2029 pada 3 Oktober 2024, menggantikan Bambang Soesatyo.

Di luar politik, suami dari Himmatul Aliyah ini, yang telah dikaruniai empat anak, juga dikenal sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan penggemar jogging.

Lepas Jabatan Sekjen Gerindra Setelah 17 Tahun

Sebelumnya, Ahmad Muzani umumkan jika jabatan Sekjen Partai Gerindra yang telah dia emban selama 17 tahun, kini digantikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono

"Pada hari ini, Jumat 1 Agustus 2025 di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Ketua Umum/Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Bapak Prabowo Subianto telah menandatangani surat keputusan penunjukkan @sugiono_56 sebagai Sekretaris Jenderal Partai Gerindra," tulis Muzani.

Dengan keputusan, Ahmad Muzani menyatakan telah resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Sekjen Partai Gerindra, yang telah diemban selama 17 tahun.

"Sejak berdirinya partai pada 6 Februari 2008 sampai dengan 1 Agustus 2025 telah digantikan oleh Sugiono," ungkap Muzani.

Dalam pesannya, Muzani menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan seluruh kader.

Reaksi Istana Soal Isu Mendagri

Pasca pergeseran jabatan di internal Partai Gerindra, rumor tentang Ahmad Muzani akan menduduki kursi Mendagri menggantikan Tito Karnavian sontak beredar luas.

Namun, spekulasi ini langsung dibantah tegas oleh pihak Istana.

"Info dari mana? Enggak tahu. Jangan bikin isu," kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

Prasetyo bahkan menilai isu tersebut tidak masuk akal, terutama jika melihat jabatan Ahmad Muzani yang saat ini duduk sebagai Ketua MPR RI.

Menurutnya, secara hierarki jabatan, perpindahan Muzani dari Ketua MPR ke posisi menteri adalah hal yang tidak logis.

"Enggak masuk secara logika umum, agak kurang ketemu juga. Beliau kan sekarang ketua MPR, masa kemudian menjadi menteri," ujar Prasetyo. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#ahmad muzani #ketua mpr #profil #gerindra #Mendagri