RADARSOLO.COM – Pria berinisial HR, 42, penumpang Lion Air yang viral karena mengamuk dan berteriak ada bom, kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Pihak kepolisian tak hanya memproses kasus ancaman bom tersebut, tapi juga berhasil mengungkap jejak kelakuan HR di masa lalu yang tak kalah bikin geram.
HR ternyata pernah berurusan dengan polisi karena tidak membayar biaya menginap di hotel.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung menegaskan, ulah HR yang mengamuk hingga mengancam ada bom di dalam pesawat, telah memenuhi unsur pidna.
HR juga sudah diamankan dan terlihat mengenakan baju tahanan saat pemeriksaan di ruang penyidik.
Selain tersangka, polisi telah memeriksa delapan orang saksi, termasuk pramugara Lion Air dan petugas Aviation Security (AVSEC), untuk mendalami insiden ini.
Kronologi Ngamuk dan Ancam Ada Bom di Pesawat
Sebelumnya, video HR mengamuk di dalam pesawat, menyebar dan viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, ia terdengar mengucapkan kata-kata kasar dan melontarkan acaman adanya bom.
"Diam kau diam kau, masuk kau. Tutup! Yang merasa petugas, turun. Mau polisi, mau tentara, mau apa itu, turun! Ada bom! Nggak nyaman, turun. Ini punya kita pesawatnya, biar tahu kalian. Pokoknya ada bom!" teriak HR dengan nada tinggi.
Akibat ulahnya itu, HR diturunkan dari pesawat dan segera diamankan oleh petugas keamanan.
Kapolresta Ronald Sipayung menjelaskan, pelaku sedang dalam perjalanan dari Merauke menuju Kualanamu, Medan, dengan transit di Makassar dan Jakarta.
Amukan dan lontaran ancaman bom tersebut terjadi saat pesawat Lion Air yang dia tumpangi berada di Jakarta.
Dikatakan Ronald, HR berulah lantaran tersulut emosi saat menanyakan keberadaan bagasinya kepada salah satu kru.
"Tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru. Kemudian ada komunikasi dan itulah yang membuat dia tersulut emosinya, sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di media sosial," kata Kapolresta.
HR diketahui sempat melontarkan ancaman bom hingga tiga kali, yang menyebabkan kegaduhan di antara penumpang lain.
Ia juga mengaku bahwa keterlambatan pesawat bukanlah alasan utama di balik amukannya.
Jejak Kelakuan HR Terlibat Masalah Pembayaran Hotel
Tak hanya kasus ancaman bom di pesawat, pihak kepolisian juga mengungkap rekam jejak HR yang pernah membuat ulah.
Ternyata, pelaku ini sebelumnya sempat ditangkap polisi di Merauke karena tidak membayar biaya penginapan di sebuah hotel.
"Pelaku sempat diamankan polisi Merauke karena tidak membayar biaya menginap di Hotel Swiss-Bel," ungkap Kapolresta. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria