RADARSOLO.COM – Viral kelompok drumband dari MTsN 7 Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi gagal tampil dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI, gara-gara panitia memutar lagu Ulang Tahun camat, kini jadi sorotan tajam publik.
Insiden itu terjadi di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, saat perayaan HUT ke-80 RI.
Tim drumband dari MTsN 7 Sungai Bahar terpaksa menghentikan penampilan mereka di tengah lapangan karena tiba-tiba panitia memutar lagu "Selamat Ulang Tahun".
Tampak dalam video viral, para pelajar anggota drumband yang menangis sedih karena usaha mereka berlatih keras, justru berujung pada gagal tampil.
“Sudah nggak apa-apa. Nggak usah tampil lagi, nanti aku upload di medsos," kata perekam video, berusaha menenangkan anak-anak.
Menanggapi kehebohan yang terjadi, Camat Sungai Bahar, Agus Riadi, akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.
Agus Riadi menjelaskan, pemutaran lagu tersebut tidak ada dalam agenda acara.
Ia menegaskan, lagu itu adalah bentuk kejutan dan apresiasi dari atlet voli atas keberhasilan mereka menjuarai Piala Kapolres Cup dan mengharumkan nama Kecamatan Sungai Bahar.
Banyak yang menduga lagu itu ditujukan untuk istri camat, namun Agus Riadi membantahnya. Ia mengatakan lagu itu adalah kejutan spontan dari para atlet voli yang baru saja menjuarai Piala Kapolres Cup.
"Mereka memutar lagu itu, setelah upacara pengibaran bendera, namun bertepatan dengan penampilan marching band," tuturnya.
Meski niatnya baik, Agus Riadi menyadari waktunya sangat tidak tepat.
"Sebenarnya itu bentuk dari apresiasi dari atlet voli kepada saya. Hanya saja waktunya kurang tepat," tambahnya.
Minta Maaf
Atas insiden ini, Agus Riadi secara terbuka menyampaikan permohonan maaf.
"Bagaimanapun juga mereka semua adalah warga saya semua. Kami salah, kami minta maaf," kata dia.
Ia menegaskan tidak menyalahkan siapa pun dalam kejadian ini dan berjanji akan segera menemui kepala sekolah, peserta drumband, wali murid, dan pembina terkait.
"Besok hari Selasa 19 Agustus 2025 saya akan membuat video klarifikasi bersama kepala sekolah, guru dan siswanya juga didampingi pengawas sekolahnya," ucap camat. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria