RADARSOLO.COM – Link video berjudul “Jubir Tambang Morowali vs TKA China” hingga kini masih jadi buruan netizen. Jadi viral belakangan ini, benarkah video sebenarnya sudah lama beredar?
Video Jubir Tambang Morowali vs TKA China kembali viral di berbagai platform media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Diduga video itu berisi konten tak senonoh antara wanita dewasa dengan pria yang merupakan tenaga kerja asing (TKA) asal China.
Bahkan, ada beberapa video yang beredar dengan berbeda versi. Paling banyak diburu adalah video versi 7 menit 11 detik dan 55 detik. Ada juga narasi yang menyebut video dengan durasi 2 menit 37 detik.
Di tengah hebohnya video diduga dengan konten asusila itu, kini muncul dugaan jika video itu merupakan konten lama. Hal itu mengingat sebelumnya memang sempat viral video mengenai TKA asal China di Morowali.
Lantas apakah video itu benar kejadian baru, atau hanya pengulangan dari kasus lama yang dipoles dengan narasi berbeda?
Video Lama yang Kembali Mencuat
Pada Januari 2025 lalu, publik sempat digegerkan dengan video bernarasi TKA asal China melakukan tindakan kekerasan terhadap warga lokal di Morowali.
Kala itu, video tersebut menimbulkan keresahan hingga membuat pihak kepolisian turun tangan.
Namun, Kapolres Morowali AKBP Suprianto menegaskan bahwa video tersebut hoaks.
Ia menekankan, insiden seperti yang digambarkan di video tidak pernah terjadi di Morowali, melainkan potongan konten lama yang sempat beredar sejak 2023.
Pihak kepolisian pun kala itu mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Versi Baru, Viral Lagi
Meski sudah ada klarifikasi resmi, belakangan video serupa kembali menyebar, kali ini dengan label berbeda, yakni “Jubir Tambang Morowali vs TKA China”.
Lebih mengejutkan, sejumlah link video yang tersebar justru diduga berisi konten asusila, bukan rekaman perkelahian.
Hal inilah yang membuat netizen penasaran dan memburu tautan video yang beredar di berbagai platform.
Polisi Bergerak Usut Kebenaran
Menanggapi fenomena tersebut, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain memastikan pihaknya tidak tinggal diam.
Ia sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran video yang kembali beredar.
“Saya arahkan lidik,” tegas Zulkarnain saat dimintai keterangan.
Langkah hukum ini dilakukan untuk menelusuri siapa saja yang ada dalam video, lokasi kejadian, hingga kemungkinan adanya pihak yang sengaja menyebarkan konten tersebut untuk tujuan tertentu.
Mengapa Mudah Viral?
Fenomena ini memperlihatkan betapa konten lama bisa kembali muncul ke permukaan ketika dikemas dengan narasi baru.
Ditambah embel-embel nama “TKA China” dan “Morowali” yang kerap sensitif di mata publik, video semacam ini semakin mudah mengundang atensi netizen.
Rasa penasaran netizen ditambah judul yang provokatif membuat link video semacam ini cepat beredar, meski kebenarannya belum tentu bisa dipertanggungjawabkan. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria