Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Karyawan RS Bina Sehat Jember Alami Rem Blong di Gunung Bromo, 8 Orang Tewas

Nur Pramudito • Senin, 15 September 2025 | 15:30 WIB

Bus karyawan RS Bina Sehat Jember rem blong di Bromo, 8 tewas, puluhan luka-luka. Evakuasi dramatis berlangsung di lokasi.
Bus karyawan RS Bina Sehat Jember rem blong di Bromo, 8 tewas, puluhan luka-luka. Evakuasi dramatis berlangsung di lokasi.

RADARSOLO.COM - Kecelakaan tragis menimpa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember di jalur wisata Gunung Bromo.

Sebuah bus pariwisata PO Ind’s 88 bernopol P 7221 UG mengalami rem blong saat menuruni Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Minggu (14/9/2025) siang.

Bus yang membawa 52 penumpang oleng dan menabrak pagar pembatas hingga ringsek.

Akibat kecelakaan ini, delapan orang tewas, termasuk karyawan dan keluarga mereka, sementara puluhan lainnya mengalami luka berat maupun ringan.

Baca Juga: Kronologi Sherina Diperiksa Polisi Gara-Gara Selamatkan Kucing Uya Kuya yang Dijarah, Bagaimana Endingya?

Kronologi Kecelakaan Bus RS Bina Sehat

Kanit Gakum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wirakrama, menjelaskan bahwa olah TKP masih berlangsung.

“Jumlah korban sementara ini belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan dan evakuasi di lokasi,” ujarnya.

Bus dikemudikan Albahri dan membawa rombongan yang tengah rekreasi ke Taman Nasional Gunung Bromo dalam rangka tasyakuran kelulusan S1.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Kematian Muhammad Athaya Helmi Nasution saat Dampingi Pejabat RI di Austria, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Korban Tewas, Termasuk Karyawan dan Keluarga

Direktur RS Bina Sehat Jember, dr. Faida, membenarkan korban meninggal terdiri dari karyawan dan keluarga besar RSBS.

“Ada tujuh orang yang meninggal di lokasi, satu jenazah belum berhasil diidentifikasi, dan satu korban lainnya meninggal di rumah sakit,” jelas Faida.

Identitas korban yang terkonfirmasi:

  1. Hesty P, ahli gizi RSBS

  2. Arti, perawat hemodialisis RSBS

  3. Hendra, cleaning service RSBS

  4. Istri Hendra

  5. Anak Hendra

  6. Anak perawat Maria

  7. 7–8. Dua korban lainnya belum teridentifikasi

Rombongan bus berangkat membawa keluarga masing-masing.

Faida menambahkan, “Mereka ingin rekreasi bersama keluarga, namun musibah terjadi.”

Kisah Haru Korban Kecelakaan Bus RS Bina Sehat

Salah satu korban, Arti, terlempar keluar bus. Faida menuturkan, “Arti baru beberapa hari yang lalu kehilangan ayahnya. Jenazahnya dibawa ke Ngawi sesuai permintaan keluarga.”

Sementara Hendra tewas bersama istri dan anak perempuannya yang masih duduk di bangku kelas 1 SD. Anak sulung Hendra selamat karena tidak ikut perjalanan.

Evakuasi Korban Kecelakaan Bus RS Bina Sehat

Proses evakuasi dramatis dilakukan dengan 23 ambulans dari RS Bina Sehat Jember, didukung ambulans Probolinggo dan relawan.

Korban luka dirawat di enam fasilitas kesehatan sebelum dipulangkan ke RSBS Jember.

Sebanyak 42 korban selamat kini dirawat, 17 di antaranya mengalami luka berat. Faida berharap, “Mudah-mudahan bertahan dan ada jalan untuk sembuh.”

Suasana Haru di RS Bina Sehat

Malam harinya, 21 ambulans membawa jenazah korban ke RS Bina Sehat Jember. Enam jenazah dishalatkan secara massal di halaman rumah sakit.

Faida menyampaikan, “Kita sangat kehilangan, kita sangat berduka. Yang datang dari Allah akan kembali kepada Allah.”

Sopir Bus Ditahan Polisi

Sopir bus, Albahri, dan kernetnya, Mergi, selamat namun kini ditahan di Polres Probolinggo untuk dimintai pertanggungjawaban.

Kecelakaan ini terjadi pukul 11.45 WIB ketika bus gagal dikendalikan dan menabrak pemotor sebelum terguling menabrak pagar besi pembatas jalan.

Total korban: delapan tewas, 17 luka berat, dan puluhan lainnya luka sedang hingga ringan.(np)

Editor : Nur Pramudito
#probolinggo #RS Bina Sehat #kecelakaan bus bina sehat #jember #bromo