Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Fakta-fakta Lengkap Kasus Kepsek Prabumulih: Dari Dicopot Usai Tegus Anak Wali Kota, hingga Kembali Menjabat

Nur Pramudito • Rabu, 17 September 2025 | 15:58 WIB
Kasus Kepsek SMP Negeri 1 Prabumulih viral usai dicopot karena tegur anak pejabat. Simak 5 fakta terbaru hingga ia kembali bertugas.
Kasus Kepsek SMP Negeri 1 Prabumulih viral usai dicopot karena tegur anak pejabat. Simak 5 fakta terbaru hingga ia kembali bertugas.

RADARSOLO.COM – Dunia pendidikan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, mendadak heboh setelah Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah SPd MSi, dicopot dari jabatannya pada Senin (15/9/2025).

Sosok Roni dikenal nyentrik, kreatif, dan berhasil membawa segudang prestasi untuk sekolah yang ia pimpin.

Karena itu, keputusan pencopotannya menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

Beredar isu bahwa pencopotan ini berkaitan dengan teguran Roni terhadap anak seorang pejabat daerah yang memarkirkan mobil di lapangan sekolah.

Namun, Dinas Pendidikan membantah keras kabar tersebut.

Belakangan, setelah polemik semakin meluas dan viral di media sosial, keputusan pencopotan itu akhirnya dibatalkan.

Berikut rangkuman 5 fakta terbaru kasus Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih yang bikin heboh jagat maya.

Baca Juga: Kisah Viral Kepsek SMP di Prabumulih Dicopot Usai Tegur Anak Pejabat Bawa Mobil ke Sekolah, Begini Duduk Perkaranya

1. Video perpisahan Kepsek viral di media sosial

Video perpisahan Roni bersama guru dan murid SMP Negeri 1 Prabumulih beredar luas di media sosial.

Rekaman itu memperlihatkan suasana haru hingga tangis siswa melepas kepala sekolah mereka.

Kebiasaan parkir kendaraan di lapangan sekolah disebut kerap mengganggu kegiatan ekstrakurikuler seperti marching band.

Warganet pun menilai teguran Roni justru langkah tepat demi menjaga kenyamanan sekolah.

2. Dinas bantah pencopotan karena tegur anak pejabat

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Prabumulih, A Darmadi, menegaskan mutasi kepala sekolah adalah hal wajar dalam dunia pendidikan.

“Mutasi itu hal biasa, bukan sesuatu yang luar biasa. Hari ini Pak Roni, besok bisa sekolah lain. Itu bagian dari penyegaran agar roda organisasi tetap dinamis,” katanya dikutip dari ANTARA, Selasa (16/9/2025).

Ia juga menyebut ada faktor lain yang ikut jadi bahan evaluasi, salah satunya kasus viral chat mesum guru olahraga di bawah kepemimpinan Roni.

3. Roni ikhlas dicopot dari jabatan

Meski menjadi sorotan publik, Roni memilih tidak memperpanjang polemik. Ia mengaku ikhlas menerima keputusan mutasi.

“Intinya saya sudah sertijab, saya ikhlas, karena memang penyebabnya saya buat kebijakan. Saya sangat menghormati keputusan pimpinan,” ujarnya dikutip dari ANTARA.

4. Pencopotan dibatalkan, Roni kembali bertugas

Polemik makin memanas ketika ajudan Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah, mengumumkan bahwa Roni akan kembali menjabat sebagai kepala sekolah.

Lewat unggahan Instagram, Rizky menegaskan bahwa Roni dan seorang satpam sekolah yang sebelumnya diberhentikan akan dipulihkan posisinya.

5. Wali Kota Prabumulih minta maaf

Wali Kota Prabumulih, H Arlan, akhirnya buka suara. Dalam konferensi pers, ia menyampaikan permohonan maaf kepada Roni dan masyarakat atas kegaduhan yang terjadi.

“Saya selaku Wali Kota Prabumulih menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat kota Prabumulih,” ucapnya dikutip dari ANTARA.

Arlan juga membantah isu anaknya membawa mobil sendiri ke sekolah. Menurutnya, sang anak selalu diantar, bukan mengemudi.

Editor : Nur Pramudito
#Kepsek Dicopot #Wali Kota Prabumulih #anak pejabat #sumatera selatan #prabumulih