RADARSOLO.COM - Konflik antara Imam Muslimin atau Yai Mim, mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan tetangganya Nurul Sahara, pemilik usaha rental mobil, terus jadi sorotan publik.
Nama Sahara makin disorot setelah videonya di TikTok @sahara_vibesssss memicu keributan.
Namun, kini situasi berbalik: netizen justru ramai-ramai menghujat Sahara setelah mendengar klarifikasi Yai Mim dan istrinya, Rosyida Vignesvari, yang disebut-sebut telah diusir dari rumah mereka.
Akun Instagram Nurul Sahara Jadi Buruan Netizen
Rasa penasaran publik makin besar. Menurut penelusuran, akun Instagram pribadi Sahara menggunakan nama @sahara_nharun, sedangkan akun bersama dengan suaminya, Mohammad Shofwan, diprivasi.
Netizen pun beralih membanjiri komentar di akun Threads Sahara.
Tak hanya itu, akun bisnis rental mobil @s.a.d_sejahtera_global juga diserbu komentar negatif.
Di TikTok, unggahan terakhir Sahara pada 17 September 2025 masih ramai dengan hujatan netizen.
Kronologi Konflik Nurul Sahara vs Imam Muslimin alias Yai Mim
Berikut rangkaian kejadian yang membuat kasus ini viral:
-
Awalnya Rukun
Yai Mim dan Sahara sempat akrab. Bahkan, Imam Muslimin menganggap Shofwan—suami Sahara—sebagai adiknya.
-
Sengketa Jalan & Parkir
Perselisihan bermula ketika Sahara memakai jalan umum, sebagian merupakan tanah wakaf dari Yai Mim, untuk memarkir mobil rental.
Teguran Yai Mim membuat hubungan keduanya renggang.
-
Video Viral Pertama
Sahara mengunggah video memperlihatkan Yai Mim berguling di tanah.
Publik menilai aneh hingga menyalahkan Yai Mim sebagai pemicu keributan.
-
Tuduhan Berlapis
Sahara menuding Yai Mim melakukan pelecehan, merusak mobil, hingga menutup akses jalan. Ia mengklaim bisnis rentalnya merugi akibat konflik ini.
-
Yai Mim Diusir & Dinonaktifkan
UIN Malang menonaktifkan Yai Mim. RT/RW setempat juga mengeluarkan surat pengusiran dengan alasan meresahkan warga.
Ia dan istrinya harus tinggal sementara di hotel.
-
Laporan Polisi Saling Balas
Sahara melaporkan Yai Mim atas dugaan pelanggaran ITE.
Sebaliknya, Yai Mim juga membuat laporan terhadap Sahara.
-
Fakta Baru Terungkap
Netizen belakangan mengetahui jalan yang dipakai Sahara memang tanah wakaf Yai Mim. Narasi pun berubah: publik mulai bersimpati pada Yai Mim.
-
Sahara dan Suami Tertekan
Gelombang kritik menghujani media sosial Sahara dan Shofwan.
Video Shofwan yang marah-marah kepada Yai Mim makin memperburuk citra mereka.
-
Dukungan Publik ke Yai Mim
Dukungan datang dari musisi Uki Diqie & Thana Ajeng (Aviwkila) hingga Denny Sumargo yang mengundang Yai Mim ke podcast.
Klarifikasi ini dinilai lebih menyejukkan dibanding laporan hukum yang berlarut.
Kesimpulan
Kasus yang awalnya hanya soal parkir mobil berkembang jadi konflik besar yang mengubah hidup banyak pihak.
Yai Mim sempat kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal, namun kini mendapat gelombang simpati.
Sebaliknya, Sahara dan suaminya menghadapi tekanan publik yang kian berat hingga memilih bungkam.(np)
Editor : Nur Pramudito