RADARSOLO.COM – Viral kabar pernikahan Mbah Tarman, kakek 74 tahun asal Wonogiri dengan gadis muda asal Pacitan dengan mahar fantastis cek senilai Rp3 miliar, ikut gegerkan warga Jatipuro Karanganyar
Ya, di balik kemewahan dan skandal dugaan cek kosong yang jadi buah bibir netizen, muncul fakta-fakta mengejutkan terkait masa lalu Mbah Tarman yang sebelumnya sempat menikah dengan warga asal Desa Ngepungsari, Jatipuro.
Sekretaris Desa (Sekdes) Ngepungsari, Jatipuro, Adhegora, membenarkan bahwa Mbah Tarman sebelumnya tinggal di wilayahnya.
Bahkan, pria tersebut diketahui pernah menikah dengan seorang janda warga asli Ngepungsari.
"Pak Tarman itu dulu tinggal di sini, menikah dengan warga kami, istri kedua," ujar Adhegora.
Diketahui, Mbah Tarman juag pernah dipenjara di Wonogiri lantaran kasus penipuan dalam bisnis.
Namun, saat ditanya terkait kasus penipuan tersebut, Adhegora mengaku tak mengetahui detailnya.
"Katanya kasus penipuan, tapi penipuan apa saya juga tidak tahu pasti," tambahnya.
Diungkapkan Adhegora, Tarman sendiri berasal dari wilayah Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.
Namun, baru pada 29 September 2025 lalu, ia pindah domisili ke Pacitan untuk keperluan pernikahan.
Setelah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wonogiri, ia mengurus administrasi pernikahan, termasuk surat NA (Numpang Nikah), yang dikeluarkan dari Desa Ngepungsari namun ditujukan untuk pernikahan di Pacitan.
"Setelah bebas, dia datang ke sini minta surat pengantar nikah, karena KTP-nya dulu memang masih sini. Tapi menikahnya di Pacitan, sesuai alamat istri barunya," jelas Adhegora.
Lebih lanjut, dia mengatakan, berdasarkan cerita warga di Ngepungsari, Tarman dulunya memang dikenal suka bergaya hidup mewah. Bahkan sering gonta-ganti mobil.
"Dulu di sini mobilnya gonta-ganti. Pernah juga terdengar kabar dia jual pedang samurai yang harganya miliaran, tapi saya juga tidak tahu pasti samurai itu asli atau tidak dan pembelinya siapa. Cuma kabar dari warga," ucap Sekdes. (rud/ria)
Editor : Syahaamah Fikria