RADARSOLO.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Arief Prasetyo Adi dari jabatan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Pemberhentian tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Bapanas yang ditandatangani pada Kamis (9/10/2025).
"Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut," demikian bunyi Keppres Nomor 116/P Tahun 2025, dikutip Jumat (10/10/2025).
Meski tidak dijelaskan alasan pencopotan, Keppres itu menyebut keputusan diambil “dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pemerintahan.”
Jabatan Kepala Bapanas kini diserahkan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Langkah mendadak ini pun memunculkan banyak pertanyaan publik tentang sosok Arief Prasetyo Adi dan perjalanan kariernya di pemerintahan maupun dunia korporasi.
Profil dan Rekam Jejak Arief Prasetyo Adi
Arief Prasetyo Adi lahir di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada 27 November 1974.
Ia menamatkan pendidikan di SMAN 1 Jakarta pada tahun 1992, kemudian melanjutkan studi di Teknik Sipil Konstruksi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta menyelesaikan S2 Manajemen Konstruksi di universitas yang sama.
Pada 20 Agustus 2024, Arief menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Kyungsung University, Busan, Korea Selatan.
Karier profesionalnya dimulai lewat Program Management Trainee dan MIT Fresh Food di PT Hero Supermarket Tbk (2001), sebelum akhirnya menghabiskan lebih dari dua dekade di industri ritel modern.
Dari Food Station hingga ID Food
Nama Arief mulai dikenal publik ketika menjabat sebagai Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya sejak tahun 2015, di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia menempati posisi itu hingga November 2020.
Selama kepemimpinannya, Arief berhasil meraih The Best CEO BUMD selama tiga tahun berturut-turut (2018–2020). Ia juga diganjar sejumlah penghargaan bergengsi seperti:
-
Jakarta Youth Award 2019,
-
The Most Committed GRC Leader 2019,
-
CMO of The Year 2020 versi MarkPlus Inc,
-
serta The Best CEO BUMN Reformation 2021.
Usai dari Food Station, Arief dipercaya menjadi Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) yang kini menjadi holding pangan ID Food pada 16 November 2020.
Menjabat di Pemerintahan hingga Akhir Masa Bapanas
Pada Oktober 2023, Arief sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Pertanian (Plt Mentan) menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri.
Ia juga diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog pada 1 Desember 2023 hingga 5 Februari 2025.
Selain itu, Arief aktif di berbagai organisasi, antara lain sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat Kadin DKI (2019–2024) dan Dewan Pakar Perpadi (2020–2025).
Puncak kariernya terjadi saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional pada 21 Februari 2022.
Namun, masa jabatannya berakhir setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani Keppres pencopotannya pada 9 Oktober 2025.
Penjelasan Mensesneg: Arief Akan Ditugaskan di Tempat Lain
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan bahwa pencopotan Arief dilakukan karena akan mendapat tugas baru dari pemerintah.
"Jadi begini, sebenarnya fungsi dari tugas badan pangan itu kan dulu memang ada di Kementerian Pertanian. Karena Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat lain, maka kemudian fungsi itu langsung dijabat oleh Menteri Pertanian," jelas Prasetyo usai rapat terbatas di Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025).
Ia menambahkan, koordinasi antara Bapanas dan Kementerian Pertanian selama ini sudah berjalan beriringan.
"Mentan dan Bapanas selalu berjalan beriringan," tegasnya.(np)
Editor : Nur Pramudito