RADARSOLO.COM – Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menghangat.
Jumat (24/10/2025) ini, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi telah melihat ijazah asli Jokowi langsung di rumah sang mantan presiden di Sumber, Banjarsari, Solo, dan memastikan keasliannya.
Sementara, pakar telematika Roy Suryo dan timnya mengklaim memegang salinan fotokopi legalisir ijazah Jokowi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan menyebut ada kejanggalan serius dalam dokumen tersebut.
Jokowi Perlihatkan Ijazah Asli di Hadapan Relawan Projo
Momen Jokowi perlihatkan ijazah itu terjadi saat jajaran DPP Projo berkunjung ke kediamannya di Solo, untuk menyerahkan undangan Kongres III Projo yang akan digelar di Jakarta pada 1–2 November 2025.
Dalam suasana santai, Jokowi secara spontan memperlihatkan ijazah S1-nya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada para pengurus Projo yang hadir.
Wakil Ketua Umum Projo Freddy Alex Damanik menuturkan, Jokowi menunjukkan langsung dokumen tersebut tanpa rekayasa.
“Kami lihat sendiri, dari dekat. Ijazah itu benar-benar asli, tidak terbakar, tidak palsu seperti isu yang beredar,” ujar Freddy.
Freddy menjelaskan, Jokowi sebelumnya juga sudah memperlihatkan dokumen yang sama kepada Rektor dan Dekan Fakultas Kehutanan UGM.
Ia menegaskan bahwa ijazah tersebut masih dipegang langsung oleh Jokowi dan diterbitkan resmi oleh universitas.
Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi turut memperkuat pernyataan itu.
“Asli, asli. Ijazah Pak Jokowi itu asli. Sudah selesai urusannya. Tidak perlu lagi diperdebatkan,” tegasnya usai pertemuan.
Menurut Budi, langkah Jokowi memperlihatkan ijazahnya secara langsung merupakan cara elegan untuk menutup perdebatan lama yang kerap mencuat di media sosial.
Roy Suryo Tunjukkan Salinan dari KPU
Namun, di hari yang sama, Roy Suryo bersama Bonatua Silalahi tampil di Kantor KPU Jakarta dengan membawa salinan fotokopi legalisir ijazah Jokowi yang digunakan untuk pendaftaran Pilpres 2014.
Roy menyebut bahwa dokumen tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar.
“Sangat signifikan anehnya, bisa mengarah pada adanya kepalsuan. Saya yakin 99,9 persen ijazah tetap palsu,” kata Roy kepada wartawan.
Roy mengungkapkan bahwa sebagian data dalam ijazah yang ia peroleh tertutup oleh KPU, termasuk nomor ijazah dan tanda tangan pejabat.
Ia meminta agar dokumen itu dibuka sepenuhnya demi transparansi publik.
Polisi dan UGM Sudah Pastikan Ijazah Asli
Sebelumnya, Bareskrim Polri secara tegas telah menyatakan ijazah Jokowi asli.
Penyidik bahkan melakukan verifikasi langsung ke SMA Negeri 6 Solo dan UGM Yogyakarta, baik melalui arsip fisik maupun digital.
Dalam penyelidikan itu, ditemukan data lengkap mengenai Joko Widodo sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan angkatan 1980, termasuk transkrip nilai dan skripsi asli yang telah diunggah ke sistem Perpustakaan Terpadu Digital UGM.
Ijazah tersebut juga diperiksa oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, yang memastikan tidak ada unsur pemalsuan dalam dokumen.
Laporan Jokowi terhadap Roy Suryo
Akibat tudingan ijazah palsu, Jokowi sebelumnya telah melaporkan Roy Suryo dan empat orang lainnya ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik menggunakan media elektronik.
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menjelaskan laporan itu diajukan berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
“Ini bukan sekadar kritik, tapi tuduhan yang merusak nama baik Presiden secara pribadi,” ujar Yakup. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria