RADARSOLO.COM - Penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pada Selasa, 18 November 2025 menunjukkan peningkatan aktivitas di sejumlah bank dan daerah.
Informasi yang dihimpun dari kanal Klik Bansos memperlihatkan bahwa distribusi bantuan tunai maupun bantuan pangan mulai mengalami progres, meskipun banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih mendapati saldo kosong saat pengecekan di pagi hari.
Skema pencairan secara bertahap masih diberlakukan pemerintah untuk memastikan setiap jenis bantuan tersalurkan secara merata ke seluruh wilayah.
PKH Tahap 4 & BLT Kesra Melalui Bank Mandiri
Di Bank Mandiri, perkembangan paling terlihat datang dari pencairan PKH Tahap 4 susulan.
Sejumlah KPM melaporkan bahwa dana Rp1.125.000 sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih per 18 November 2025.
Sementara itu, BLT Kesra sebesar Rp900.000 diketahui telah lebih dulu cair pada 4 November 2025.
Untuk kategori BPNT, sebagian besar KPM Mandiri masih melaporkan saldo nihil.
Hal ini menandakan bahwa distribusi untuk bantuan sembako non-tunai dari bank tersebut belum sepenuhnya berjalan.
Beras 20 Kg dan Minyak Goreng Mulai Dibagikan
Penyaluran bantuan pangan juga mulai menunjukkan pergerakan nyata.
Undangan resmi pembagian beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter telah diterima para penerima, yang menandai dimulainya distribusi paket bantuan sembako pada 18 November 2025.
Turunnya undangan ini menjadi indikasi bahwa data BPNT masih digunakan sebagai acuan utama pembagian bantuan pangan.
Artinya, KPM yang masih terdaftar berpeluang besar mendapatkan paket tersebut.
BPNT BNI Mulai Bergerak di Beberapa Wilayah
Dari sisi penyaluran melalui Bank BNI, progres sudah terlihat terutama di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
Pemegang KKS lama keluaran 2021 dilaporkan mulai menerima saldo BPNT yang telah terisi.
Penerima di berbagai daerah disarankan untuk rutin mengecek saldo masing-masing, sebab distribusi melalui BNI masih berlangsung bertahap mengikuti proses internal dan antrean pengiriman dana di setiap wilayah.
Status Umum Pencairan dan Penjelasan Mekanisme Bertahap
Hasil pengecekan saldo pada pagi hari menunjukkan banyak penerima PKH, BPNT, dan bansos tunai lainnya belum melihat adanya perubahan.
Mekanisme pencairan bertahap menjadi faktor utama, mengingat bank penyalur harus memproses bantuan untuk sekitar 35 juta KPM di seluruh Indonesia.
Dengan jumlah penerima yang sangat besar, perbedaan waktu masuknya bantuan antarwilayah maupun antarjenis bansos merupakan kondisi yang wajar.
KPM yang belum mendapatkan pencairan diimbau untuk menunggu hingga proses distribusi selesai di masing-masing bank penyalur.(np)
Editor : Nur Pramudito