Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Update 20 November: Progres BPNT Tahap 4  Rp600.000 Tembus 70 Persen, Ini Daftar Daerah Tercepat

Nur Pramudito • Kamis, 20 November 2025 | 16:27 WIB
Ilustrasi Bansos
Ilustrasi Bansos

RADARSOLO.COM - Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 4 sebesar Rp600.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terus menunjukkan perkembangan positif.

Hingga 20 November, progres nasional diperkirakan telah menembus 60–70 persen, dengan sejumlah provinsi melaju sangat cepat.

Percepatan penyaluran banyak ditentukan oleh kesiapan bank-bank penyalur.

BRI dan BNI menjadi dua bank BUMN yang paling agresif dalam pencairan.

Bank Mandiri masih terus mengejar, sementara wilayah berbasis syariah—termasuk Aceh—mengandalkan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menyalurkan BPNT bersamaan dengan BLT Kesra.

Baca Juga: Cara Cek Bansos BPNT Tahap 4 Sembako Rp600.000 Bulan November 2025, Begini Cara Lihat Penerimanya di cekbansos.kemensos.go.id

Di sisi lain, wilayah yang penyalurannya mengandalkan PT Pos Indonesia mengalami progres lebih lambat, terutama daerah dengan kondisi geografis menantang.

Pulau Jawa dan Aceh: Progres Penyaluran Tercepat

Mengacu data lapangan yang dihimpun dari kanal YouTube Info Bansos, berikut gambaran terbaru per provinsi:

1. Jawa Timur – Tercepat di Pulau Jawa

Progres penyaluran mencapai sekitar 80 persen, dengan estimasi 1 juta KPM sudah menerima manfaat BPNT tahap 4.

2. Jawa Barat – Bandung Barat, Depok, Bogor

Kecepatan penyaluran mencapai 70–80 persen untuk sekitar 500.000 KPM.

Wilayah ini juga mencairkan BPNT bersamaan dengan PKH, sehingga pergerakan lebih masif.

3. Jawa Tengah – Sragen, Kendal, Semarang

Progres berada pada 60–70 persen, menjangkau sekitar 800.000 KPM.

4. DKI Jakarta & Banten

Penyaluran melalui BNI dan Mandiri mencatat progres sekitar 65 persen, dengan lebih dari 300.000 KPM telah menerima bantuan.

Papua Baru 40 Persen: Tantangan Geografis Masih Jadi Hambatan

Berbeda dari wilayah barat, Papua masih menghadapi progres paling lambat.

Penyaluran melalui PT Pos Indonesia baru menyentuh sekitar 40 persen bagi hampir 100.000 KPM.

Kendala geografis, akses transportasi terbatas, dan distribusi logistik menjadi faktor utama keterlambatan.

Pemerintah bersama bank penyalur menyatakan terus mempercepat proses ini dan menargetkan seluruh KPM dapat menerima BPNT tahap 4 dalam waktu dekat.(np)

Editor : Nur Pramudito
#bansos #20 November #bpnt #kpm #pencairan