Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sosok Anwar Iskandar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2025-2030, Anak Pendiri Ponpes Mambaul Ulum

Nur Pramudito • Minggu, 23 November 2025 | 16:02 WIB
Sosok Anwar Iskandar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2025-2030, Anak Pendiri Ponpes Mambaul Ulum
Sosok Anwar Iskandar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2025-2030, Anak Pendiri Ponpes Mambaul Ulum

RADARSOLO.COM - Anwar Iskandar akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Umum MUI untuk periode 2025–2030 dalam gelaran Musyawarah Nasional ke-11 Majelis Ulama Indonesia di Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/11/2025).

Nama Anwar Iskandar diumumkan langsung oleh Sekjen MUI 2020–2025, Amirsyah Tambunan, saat sidang pleno.

"Untuk Ketua Umum, KH Anwar Iskandar," ujarnya saat membacakan keputusan dewan formatur.

Proses pengukuhan Ketua Umum MUI semula dijadwalkan pukul 21.00 WIB, namun agenda tersebut mundur sekitar satu jam lebih.

Struktur kepengurusan baru yang kembali menempatkan Anwar Iskandar sebagai pucuk pimpinan akhirnya dirilis pada pukul 22.30 WIB.

Baca Juga: Profil Lengkap Gus Yahya, Ketum PBNU yang Diminta Mundur oleh Rais Aam, Lulusan Pondok dan UGM

Tokoh yang juga menjadi representasi Nahdlatul Ulama ini sebelumnya telah memimpin MUI sejak Agustus 2023 menggantikan Miftachul Akhyar yang fokus pada jabatan Rais Aam PBNU.

Sebelum duduk sebagai Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar merupakan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI periode 2020–2025 yang dipimpin Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Ia juga menjabat Wakil Rais Aam PBNU untuk masa khidmat 2022–2027.

Profil Anwar Iskandar

Lahir di Desa Berasan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, pada 24 April 1950, Anwar Iskandar merupakan putra KH Iskandar, pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ulum.

Sejak kecil, ia menempuh pendidikan pesantren dan sekolah formal secara bersamaan.

Ia memulai pendidikannya di pesantren milik ayahnya, menempuh MI dan MTs di lingkungan Ponpes Mambaul Ulum, lalu melanjutkan ke jenjang MA.

Tahun 1967 menjadi titik awal perjalanan pendidikannya di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Di waktu bersamaan, ia kuliah di Perguruan Tinggi Tribakti hingga meraih gelar Sarjana Muda.

Setelah pulang dari Lirboyo, ia kembali ke Kediri untuk berdakwah dan pada 1982 mendirikan dua yayasan pendidikan, yakni Assa’idiyah dan Al Amin yang kini mengelola jenjang pendidikan dari TK hingga SMA.

Aktivitas Anwar Iskandar tidak hanya di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga organisasi.

Sejak masa kuliah, ia aktif di PMII, bahkan pernah menjabat Ketua PMII Universitas Tribakti Kediri dan pimpinan pusat PMII saat menempuh pendidikan di IAIN Syarif Hidayatullah.

Baca Juga: Profil Lengkap Gus Yahya, Ketum PBNU yang Diminta Mundur oleh Rais Aam, Lulusan Pondok dan UGM

Ia juga memegang sejumlah posisi strategis seperti Ketua GP Ansor Kediri, Ketua Rais Syuriyah NU Kediri, hingga Wakil Ketua Rais Syuriyah NU Jawa Timur.

Pada bidang politik, kiprahnya dimulai saat menjadi Ketua Dewan Syuro PKB Jawa Timur pada 1998 sekaligus anggota MPR dari unsur daerah.

Tahun 2008, ia ditunjuk menjadi Ketua DPP PKNU hingga partai tersebut dibubarkan pada 2022.

Hingga kini, Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI terpilih, tetap aktif memimpin yayasan pendidikan Assa’idiyah dan Al Amin yang terus berkembang pesat.

Sosoknya dikenal sebagai kiai yang konsisten mengembangkan lembaga pendidikan dan organisasi keislaman, sekaligus menjadi figur penting dalam perjalanan MUI dan NU.(np)

 

Editor : Nur Pramudito
#ponpes #majelis ulama indonesia #ketua mui #Anwar Iskandar #Munas XI MUI