RADARSOLO.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa rencana Kenaikan Gaji PNS 2026 belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
Pemerintah, kata dia, masih perlu mencermati kondisi keuangan negara sebelum mengambil keputusan final.
Purbaya menjelaskan, Kementerian Keuangan memilih bersikap hati-hati dengan menunggu perkembangan fiskal dan ekonomi nasional dalam satu kuartal ke depan.
“Soal kapan Kenaikan Gaji PNS 2026 bisa direalisasikan, kami masih menunggu kepastian kondisi keuangan negara,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (31/1/2025).
Menurutnya, evaluasi tersebut penting agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih selaras mengenai arah perekonomian nasional dibandingkan periode sebelumnya.
“Saya ingin melihat dulu satu kuartal ke depan, supaya arah ekonomi kita bisa terbaca lebih sinkron dan jelas,” lanjutnya.
Selain indikator makro ekonomi, Purbaya juga menekankan bahwa keputusan terkait Kenaikan Gaji PNS 2026 sangat bergantung pada capaian penerimaan negara.
Pemerintah perlu memastikan ruang fiskal cukup aman sebelum menambah belanja negara.
“Kita harus melihat bagaimana penerimaan negara dan kondisi perekonomian secara keseluruhan. Setelah itu jelas, barulah bisa dibahas tahap kebijakan berikutnya,” katanya.
Ia menambahkan, kebijakan yang berdampak pada peningkatan pengeluaran pemerintah, termasuk Kenaikan Gaji PNS 2026, harus melalui pertimbangan matang dan berbasis data fiskal terbaru.
Sebelumnya, isu kenaikan gaji aparatur sipil negara kembali mengemuka setelah Purbaya melakukan pertemuan dengan Menteri PANRB Rini Widyanti pada Senin (29/12/2025).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda reformasi birokrasi, salah satunya usulan penyesuaian gaji PNS ke depan.(np)
Editor : Nur Pramudito