RADARSOLO.COM - Sosok Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang yang sempat dinyatakan pendaki hilang di Gunung Slamet, akhirnya ditemukan setelah 17 hari hilang dalam operasi pencarian yang melibatkan puluhan personel SAR dan relawan.
Syafiq Ridhan Ali Razan (18) dilaporkan tidak kembali usai melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, Jawa Tengah.
Pendakian tersebut dilakukan bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025).
Awalnya, keluarga Syafiq Ridhan Ali Razan mengira korban mendaki Gunung Sumbing.
Namun fakta di lapangan mengungkap, pendaki hilang Gunung Slamet itu justru mengubah tujuan tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Ditemukan Usai 17 Hari Hilang di Gunung Slamet
Pada hari ke-17 pencarian, Rabu (14/1/2026), Syafiq Ali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi penemuan tersebut disampaikan melalui akun X @Jateng_Twit.
“Alhamdulillah Syafiq Ridhan Ali Razan akhirnya ditemukan dalam kondisi MD di lereng puncak selatan antara jalur Gunung Malang dan Baturraden,” tulis akun tersebut.
Syafiq ditemukan di jalur punggungan Gunung Malang, tepatnya di sekitar area Batu Watu Langgar, pukul 10.22 WIB.
Penemuan dilakukan dalam operasi pencarian tahap II setelah 17 hari hilang di Gunung Slamet.
Kisah Pilu di Balik Hilangnya Syafiq Ali
Akun Instagram @mountnesia mengungkap kisah terakhir sosok Syafiq Ali sebelum dinyatakan sebagai pendaki hilang.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan Syafiq sempat mengirim pesan WhatsApp kepada ibunya, Utari, yang menyampaikan bahwa dirinya sedang mendaki Gunung Slamet.
Syafiq juga mengirim foto basecamp pendakian sebagai bukti keberadaannya.
Ia berangkat bersama Himawan dengan rencana pendakian tektok, naik dan turun di hari yang sama.
Namun hingga Minggu (28/12/2025), tidak ada kabar lanjutan dari Syafiq. Ponselnya pun tidak lagi aktif.
Sang ayah, Dhani Rusman, kemudian berupaya mencari informasi dengan menghubungi basecamp pendakian satu per satu hingga diketahui jalur yang digunakan adalah Dipajaya, Pemalang.
Rekan Selamat, Syafiq Terpisah
Pada Senin (29/12/2025), tim SAR menemukan Himawan di sekitar Pos 9 dalam kondisi lemas dengan kaki terkilir.
Kepada petugas, Himawan mengaku Syafiq memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan.
Menurut pengakuan Himawan, Syafiq Ali juga sempat mengalami kram sebelum berpisah.
Sejak saat itu, jejak pendaki hilang Gunung Slamet tersebut tidak lagi diketahui hingga akhirnya ditemukan setelah 17 hari hilang.
Fakta Penting Pendakian Syafiq Ali
Berikut sejumlah fakta penting terkait kasus pendaki hilang Syafiq Ali di Gunung Slamet:
-
Pendakian tektok via Dipajaya
Syafiq Ali mendaki Gunung Slamet bersama Himawan tanpa rencana bermalam. -
Tidak turun sesuai jadwal
Hingga Minggu malam, keduanya tidak tercatat kembali ke basecamp. -
Himawan ditemukan lebih dulu
Rekan korban ditemukan di Pos 9 dengan kondisi cedera kaki. -
Ayah korban ikut pencarian
Basarnas memberi izin khusus kepada Dhani Rusman untuk terlibat langsung. -
Dugaan keluar jalur resmi
Area Pos 3 hingga Pos 5 dikenal memiliki medan ekstrem dan rawan jurang. -
Petunjuk papan pesan
Ditemukan papan kayu bertuliskan pesan yang diduga milik Syafiq Ali. -
Pencarian melibatkan 70 personel
Operasi SAR dilakukan intensif hingga akhirnya Syafiq Ali ditemukan.
Kisah sosok Syafiq Ali, pendaki hilang Gunung Slamet yang ditemukan setelah 17 hari hilang, menjadi pengingat keras akan pentingnya kesiapan, perizinan yang jujur, serta kewaspadaan dalam aktivitas pendakian gunung.(np)
Editor : Nur Pramudito