Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kronologi Lengkap Kecelakaan Ski di Jepang yang Merenggut Nyawa Rylan Henry Pribadi, Cucu Konglomerat Indonesia Pewaris Napan Group

Nur Pramudito • Senin, 19 Januari 2026 | 12:33 WIB

 

Rylan Henry Pribadi, pewaris Napan Group dan cucu konglomerat Indonesia, meninggal dunia akibat kecelakaan ski di Jepang. Ini faktanya.
Rylan Henry Pribadi, pewaris Napan Group dan cucu konglomerat Indonesia, meninggal dunia akibat kecelakaan ski di Jepang. Ini faktanya.

RADARSOLO.COM - Kabar duka datang dari Jepang dan mengundang perhatian luas publik Indonesia.

Rylan Henry Pribadi, remaja yang dikenal sebagai pewaris Napan Group sekaligus cucu konglomerat Indonesia, dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan ski di Jepang pada awal Januari 2026.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar Pribadi sekaligus menjadi sorotan kalangan bisnis dan tokoh nasional.

Nama Rylan Henry Pribadi pun mendadak ramai diperbincangkan di berbagai platform media.

Fakta Kecelakaan Ski di Jepang

Insiden tragis tersebut terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, di kawasan ski ternama Niseko, Kota Kutchan, Hokkaido.

Saat kejadian, Rylan Henry Pribadi diketahui tengah bermain ski seorang diri pada sore hari di area perbatasan dua resort.

Baca Juga: Siapa Orang Tua Rylan Henry Pribadi? Ini Profil Keluarga di Balik Cucu Konglomerat Napan Group

Diduga, kecepatan meluncur yang cukup tinggi membuatnya tidak menyadari adanya tali pembatas lintasan.

Akibatnya, bagian leher Rylan mengenai tali tersebut hingga menyebabkan ia terjerat dan terjatuh dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Seorang pemain ski lain yang melintas menemukan korban dan segera melapor kepada pihak pengelola resort. Proses evakuasi pun dilakukan dengan cepat oleh petugas setempat.

Hasil Autopsi dan Penjelasan Otoritas Jepang

Rylan Henry Pribadi langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya dinyatakan tidak tertolong.

Berdasarkan hasil autopsi Kepolisian Hokkaido pada 9 Januari 2026, penyebab meninggalnya Rylan adalah asfiksia akibat tekanan pada leher.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan lain, patah tulang, maupun indikasi tindak kriminal.

Otoritas Jepang menegaskan bahwa peristiwa ini murni kecelakaan olahraga ski dan tidak melibatkan kelalaian pihak lain.

Profil Singkat Rylan Henry Pribadi

Rylan Henry Pribadi lahir pada 22 Februari 2008 dan merupakan putra dari Reza Pribadi, generasi kedua pengelola Napan Group.

Sejak kecil, ia tumbuh dalam keluarga pebisnis mapan, namun dikenal menjaga privasi dan jarang tampil di ruang publik.

Rylan menempuh pendidikan di Brisbane Grammar School, Australia, salah satu sekolah bergengsi di negeri tersebut.

Baca Juga: Profil Napan Group, Usaha di Bidang Apa? Kini Ramai Disebut Usai Henry Pribadi, Cucu Sang Pendiri Meninggal Kecelakaan Ski di Jepang

Ia memiliki status kewarganegaraan ganda Indonesia–Australia, mencerminkan latar belakang global yang disiapkan untuk masa depannya sebagai pewaris keluarga bisnis.

Di lingkungan terdekat, Rylan dikenal sebagai pribadi yang santun, cerdas, dan menyukai aktivitas luar ruang, termasuk olahraga musim dingin seperti ski.

Latar Belakang Keluarga Cucu Konglomerat Indonesia

Rylan Henry Pribadi merupakan cucu dari Henry Pribadi, sosok sentral dunia usaha nasional dan pendiri Napan Group.

Henry Pribadi dikenal luas sebagai konglomerat Indonesia yang membangun jaringan bisnis besar sejak dekade 1980-an, termasuk keterlibatan awal di sektor petrokimia nasional.

Sang ayah, Reza Pribadi, saat ini memegang peranan strategis dalam mengendalikan berbagai unit usaha keluarga.

Sebagai generasi ketiga, Rylan dipandang sebagai sosok yang dipersiapkan secara matang untuk melanjutkan estafet bisnis keluarga.

Kepergian Rylan Henry Pribadi akibat kecelakaan ski di Jepang menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkaran bisnis yang melihatnya sebagai harapan masa depan Napan Group.

 

Editor : Nur Pramudito
#konglomerat #meninggal dunia #Napan Group #Rylan Henry Pribadi #Henry Pribadi #Cucu Konglomerat Indonesia #meninggal