Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Daftar Aset dan Harta Thomas Djiwandono, Wamenkeu Keponakan Presiden Prabowo yang Jadi Calon Deputi Gubernur BI

Syahaamah Fikria • Selasa, 20 Januari 2026 | 22:47 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono

RADARSOLO.COM – Nama Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono tengah menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkannya sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Usulan Thomas Djiwandono disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR RI untuk menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Selain Thomas, dua nama lain yang turut diajukan adalah Dicky Kartikoyono dan Solihin M Juhro.

Pencalonan tiga figur ini dilakukan menyusul pengunduran diri Deputi Gubernur BI Juda Agung.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pengisian jabatan harus dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Berkenaan dengan Deputi Gubernur BI, itu bermula dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur (Juda Agung) yang kemudian sesuai dengan ketentuan peraturan berlaku harus dilakukan proses mengisi jabatan yang ditinggalkan," ujar Prasetyo.

Prasetyo memastikan Thomas Djiwandono telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi untuk mengikuti seleksi, termasuk telah mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Gerindra sebelum dicalonkan.

“Pada saat dicalonkan, seluruh persyaratan sudah dipenuhi,” tegasnya.

Adapun terkait status Thomas sebagai keponakan Presiden Prabowo, Prasetyo tidak menjelaskan secara rinci pertimbangan politik di balik pencalonan tersebut.

“Ya, ada alasan tertentu,” ujarnya singkat.

Sesuai agenda DPR, uji kelayakan dan kepatutan terhadap para calon Deputi Gubernur BI dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/1/2026) dan Senin (26/1/2026).

 

Daftar Harta Kekayaan Thomas Djiwandono

Seiring dengan pencalonan tersebut, laporan harta kekayaan Thomas Djiwandono kembali menjadi perhatian publik.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per tahun 2023, total kekayaan Thomas tercatat mencapai Rp73,64 miliar.

Dalam laporan tersebut, Thomas mencatat kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp40,57 miliar.

Properti itu berupa sebidang tanah seluas 2.646 meter persegi dengan bangunan 274 meter persegi yang berlokasi di Jakarta Selatan.

Selain properti, Thomas juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp1,8 miliar.

Untuk kendaraan, ia memiliki tiga unit mobil, yakni Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp800 juta, Hyundai Staria tahun 2024 senilai Rp1,06 miliar, serta Lexus keluaran 2024 dengan nilai Rp2,35 miliar.

Tak hanya itu, Wamenkeu tersebut juga memiliki surat berharga dengan nilai mencapai Rp13,07 miliar.

Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp13,9 miliar.

Dalam LHKPN tersebut, Thomas Djiwandono tidak mencantumkan adanya utang.

Dengan demikian, total kekayaan bersihnya tercatat sebesar Rp73,64 miliar.

Laporan ini merupakan LHKPN pertama yang disampaikan Thomas kepada KPK sejak menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Karena itu, belum tersedia data pembanding mengenai perubahan jumlah kekayaan pada periode sebelumnya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#lhkpn #deputi gubernur bi #Wamenkeu #Thomas Djiwandono #harta kekayaan #prabowo subianto #bank indonesia #Keponakan Prabowo Subianto