RADARSOLO.COM - Merasa belum yakin apakah termasuk calon penerima bantuan sosial (bansos) 2026 seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)?
Salah satu kunci utamanya adalah mengetahui di desil berapa Anda terdaftar dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sistem desil ini dipakai pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak mendapat bantuan dan jenis apa saja yang bisa diterima.
Apa Itu Desil dan Mengapa Penting?
DTSEN menggantikan sistem sebelumnya, dan menjadi rujukan pemerintah dalam penyaluran bansos agar benar-benar tepat sasaran.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan, DTSEN berperan sebagai basis utama pemerintah dalam merumuskan kebijakan perlindungan sosial.
Data ini digunakan mulai dari penyaluran berbagai bantuan sosial hingga penyusunan program pemberdayaan masyarakat agar tepat menyasar kelompok yang membutuhkan.
“Dalam DTSEN sudah ada pemeringkatan mulai dari desil 1 sampai desil 10. Ini penting sebagai dasar pensasaran program,” kata Gus Ipul di sela-sela Sosialisasi DTSEN di Bojonegoro, Rabu (21/1/2026).
Adapun 10 kelompok (desil) DTSEN yang dibagi berdasarkan kondisi sosial ekonomi masing-masing keluarga, sebagai berikut:
Desil 1: Sangat miskin (10% termiskin)
Desil 2: Miskin
Desil 3: Hampir miskin (Rentan miskin)
Desil 4: Rentan miskin
Desil 5: Pas-pasan atau mendekati kelas menengah
Desil 6-10: Menengah, menengah atas, mapan hingga sangat kaya
Semakin rendah desilnya, semakin besar prioritas dalam menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Jenis Bantuan Sosial Berdasarkan Desil
Posisi keluarga di desil menentukan program bansos apa saja yang bisa diterima.
Berikut gambaran umum menurut kebijakan Kemensos:
1. PKH (Program Keluarga Harapan)
Bansos PKH disalurkan untuk keluarga di desil 1–4. Program ini ditujukan membantu keluarga kurang mampu lewat komponen seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
2. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
Bansos BPNT bisa diperoleh keluarga dari desil 1–5. Bantuan ini berupa saldo sembako yang dapat digunakan di e-warong resmi.
3. PBI JKN (BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah)
PBI JKN biasanya dibuka untuk keluarga di desil 1–5 atau sesuai hasil asesmen Kemensos.
Program lain seperti ATENSI, bantuan pangan tambahan, atau bantuan pendidikan juga mengikuti aturan desil tertentu dan asesmen kondisi keluarga oleh petugas.
Artinya, jika tercatat di desil 1–4 DTSEN, peluang untuk mendapatkan PKH dan BPNT sangat tinggi.
Untuk desil 5, masih memiliki peluang mendapatkan BPNT atau bantuan lain tergantung kuota dan verifikasi lapangan.
Cara Cek Masuk Desil Berapa
Untuk mengetahui posisi desil dan status bansos kamu, pemerintah menyediakan kanal resmi berikut:
1. Website Resmi Kemensos (cekbansos.kemensos.go.id)
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap sesuai KTP dan kode captcha
- Klik “Cari Data”
Situs akan menampilkan apakah kamu terdaftar dan di desil berapa, serta jenis bantuan sosial yang mungkin kamu dapatkan.
2. Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Download aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Registrasi dengan NIK, nomor KK, foto KTP, dan swafoto
- Setelah verifikasi akun, login dan buka menu Profil
Di sana akan terlihat desil kamu serta riwayat dan status bansos.
Jika data yang muncul tidak sesuai, bisa menggunakan fitur Usul/Sanggah di aplikasi untuk mengajukan pembaruan data yang lebih sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria