RADARSOLO.COM - Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026 mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Dalam sistem ini, masyarakat dikelompokkan ke dalam desil 1 hingga desil 10 berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi.
Desil 5 yang berada di tengah atau kategori pas-pasan, bisa dikatakan tidak miskin namun juga belum bena-benar menjadi kelompok menengah ke atas.
Lantas, apakah keluarga yang masuk desil 5 masih bisa mendapat bansos?
Memahami Posisi Desil 5 dalam DTSEN
Desil 5 merupakan kelompok masyarakat menengah bawah, atau berada tepat di tengah pemeringkatan kesejahteraan nasional.
Kelompok ini tidak termasuk kategori miskin ekstrem maupun miskin, namun juga belum tergolong mampu.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa pemeringkatan desil dalam DTSEN menjadi dasar utama pemerintah dalam menentukan sasaran perlindungan sosial.
“Dalam DTSEN sudah ada pemeringkatan mulai dari desil 1 sampai desil 10. Ini menjadi dasar pensasaran program bantuan dan pemberdayaan,” ujar Gus Ipul saat Sosialisasi DTSEN di Bojonegoro, Rabu (21/1/2026).
Apakah Desil 5 Otomatis Menerima Bansos?
Jawabannya, tidak otomatis bisa mendapat bansos, termasuk bansos 2026.
Berbeda dengan desil 1–4 yang menjadi prioritas utama penerima bansos reguler, desil 5 umumnya tidak masuk sasaran utama bantuan rutin seperti Program Keluarga Harapan (PKH).
Namun, desil 5 masih berpotensi menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako.
Yakni bantuan pangan berupa saldo nontunai sebesar Rp200.000 per bulan, yang disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Selain itu, keluarga yang masuk desil 5 juga berpeluang menerima bantuan tertentu. Dengan syarat kondisi khusus atau sifatnya terbatas dan berdasar asesmen.
Seperti bantuan saat bencana alam, krisis ekonomi, kenaikan harga pangan ekstrem, intervensi daerah tertentu, program pemberdayaan dan bantuan produktif, dan lainnya.
Salah satu bantuan yang bisa didapat misalnya Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) Rp900 ribu, yang disalurkan tahun 2025 lalu.
Kenapa Desil 5 Tidak Jadi Prioritas Bansos Reguler?
Kemensos menegaskan bahwa bansos bersifat terbatas dan harus diprioritaskan bagi kelompok paling rentan.
Sementara desil 5 ke atas diposisikan sebagai kelompok transisi yang lebih diarahkan ke program kemandirian ekonomi.
Pendekatan ini sejalan dengan strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan bansos jangka panjang dan mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.
"Alokasi untuk penerima bansos tetap. Kita alokasikan kepada mereka yang lebih berhak. Yang berada di desil 1, 2, 3, dan 4,” tutur Gus Ipul, beberapa waktu lalu.
Cara Cek Apakah Termasuk Desil 5
Masyarakat dapat memastikan status desil dan bantuan yang diterima secara online maupun offline, melalui:
- Situs resmi cekbansos.kemensos.go.id (Online)
- Aplikasi Cek Bansos Kemensos yang diunduh lewat HP (Online)
- Kantor Dinas Sosial (Dinsos) setempat dengan membawa KTP (Offline). (ria)
Editor : Syahaamah Fikria