Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Berdayakan 14,98 Juta Pelaku Usaha, Platform LinkUMKM BRI Jadi Kunci UMKM Naik Kelas

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 27 Januari 2026 | 17:50 WIB

Melalui platform digital LinkUMKM, BRI sukses mendorong jutaan pelaku usaha untuk "naik kelas".
Melalui platform digital LinkUMKM, BRI sukses mendorong jutaan pelaku usaha untuk "naik kelas".

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus mempertegas komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia.

Melalui platform digital LinkUMKM, BRI sukses mendorong jutaan pelaku usaha untuk "naik kelas" lewat ekosistem pelatihan dan pendampingan terpadu.

Sejak diluncurkan pada 2021, LinkUMKM telah menjadi jembatan vital bagi pelaku usaha di seluruh pelosok negeri. Hingga akhir tahun 2025, tercatat lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform ini sebagai sarana pendampingan usaha secara daring.

Baca Juga: Dukung Pemulihan Pascabencana, Relawan BRI Peduli Turun Langsung Bersihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan, LinkUMKM dikembangkan secara spesifik untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam mengakses informasi pasar, sekaligus meningkatkan kemampuan administrasi dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.

“LinkUMKM membuka kesempatan bagi setiap pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnis, mulai dari penguatan dasar usaha hingga peningkatan kapasitas untuk naik kelas. Kami berharap platform ini dapat membantu UMKM mengelola usahanya secara lebih terstruktur dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Akhmad.

Baca Juga: Peringati Hari Gizi Nasional, BRI Salurkan Bantuan Cegah Stunting di Jakarta dan Bandung

Fitur Cerdas untuk Asesmen Bisnis

Salah satu keunggulan utama platform ini adalah fitur UMKM Smart.

Fitur ini menghadirkan Self-Assessment Naik Kelas, sebuah sistem scoring digital yang membantu pelaku usaha mengenali posisi dan kapasitas bisnis mereka.

 
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pelaku UMKM akan dikategorikan ke dalam kelas usaha (tradisional, berkembang, atau modern) dan memperoleh rekomendasi pelatihan yang sesuai.
 
Saat ini, tersedia lebih dari 690 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill.

Selain itu, tersedia fitur Coaching Clinic yang berfungsi sebagai ruang konsultasi bisnis, mempertemukan UMKM dengan mentor dan coach profesional.

Baca Juga: KUR BRI Bantu UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express

Ekosistem Digital Terintegrasi

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang saling terintegrasi untuk mendukung bisnis secara menyeluruh:

  1. UMKM Smart: Pelatihan dan asesmen kenaikan kelas.

  2. Etalase Digital: Sarana promosi produk untuk menjangkau pasar lebih luas.

  3. Rumah BUMN: Terhubung dengan jaringan fisik Rumah BUMN untuk pendampingan intensif.

  4. Komunitas: Ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman antar pelaku usaha.

  5. UMKM Media: Menyajikan berita terkini dan infografis edukatif.

  6. Register NIB: Dukungan pengurusan legalitas usaha (Nomor Induk Berusaha).

Kehadiran fitur-fitur ini memastikan pelaku UMKM mendapatkan dukungan dari hulu ke hilir, mulai dari legalitas, pelatihan, hingga akses pasar. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #platform digital #UMKM Naik Kelas #BBRI #umkm #LinkUMKM #pelatihan