Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI yang Mengundurkan Diri Usai IHSG Dua Hari Trading Halt

Nur Pramudito • Jumat, 30 Januari 2026 | 09:45 WIB

 

Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI, yang mengundurkan diri dari Bursa Efek Indonesia usai IHSG tertekan dan trading halt.
Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI, yang mengundurkan diri dari Bursa Efek Indonesia usai IHSG tertekan dan trading halt.

RADARSOLO.COM - Iman Rachman secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI).

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas tekanan yang terjadi di pasar modal dalam dua hari terakhir.

“Sebagai wujud pertanggungjawaban atas peristiwa yang terjadi dalam dua hari terakhir, saya memutuskan mengundurkan diri dari posisi Direktur Utama BEI,” ujar Iman Rachman saat menyampaikan pernyataan di press room Bursa Efek Indonesia, Jumat (30/1/2026).

Menurut Iman, langkah tersebut diyakini sebagai keputusan terbaik demi menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap pasar modal nasional.

Ia berharap, dengan pengunduran dirinya, kinerja Bursa Efek Indonesia ke depan dapat kembali membaik.

Baca Juga: Trading Halt BEI Hari Ini: IHSG Anjlok, Ini Penyebab dan Dampak Isu MSCI ke Saham Unggulan

Seperti diketahui, pasca pengumuman dari MSCI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

Dalam dua hari berturut-turut, kondisi pasar memaksa BEI menerapkan kebijakan trading halt.

Trading halt pertama diberlakukan pada Rabu (28/1/2026) pukul 13.43.13 WIB atau sesuai waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), tak lama setelah pengumuman MSCI dirilis.

Kemudian, trading halt kembali terjadi pada Kamis (29/1/2026) pukul 09.26.01 WIB waktu JATS. Perdagangan baru kembali dibuka pada pukul 09.56.01 WIB di hari yang sama.

Profil dan Rekam Jejak Iman Rachman

Dalam profil Iman Rachman, ia diketahui lahir di Jakarta pada 31 Mei 1972.

Pendidikan sarjananya ditempuh di Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung, dan diselesaikan pada 1995.

Dua tahun berselang, ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) bidang Finance dari Leeds University Business School, Inggris.

Karier profesional Iman Rachman dimulai di PT Danareksa Sekuritas pada 1998 hingga 2003.

Selanjutnya, ia dipercaya menduduki posisi Direktur Perbankan Investasi di PT Mandiri Sekuritas selama periode 2003 sampai 2016.

Pengalaman Iman di jajaran BUMN juga cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pada 2016–2018, lalu melanjutkan peran serupa di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada 2018–2019.

Sebelum bergabung ke PT Pertamina (Persero) sebagai Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha, Iman Rachman sempat menduduki jabatan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) pada periode 2019–2020.

Dengan latar belakang panjang di sektor keuangan dan pasar modal, Profil Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI menjadi sorotan publik usai pengunduran dirinya dari pucuk pimpinan Bursa Efek Indonesia.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Direktur Utama #iman rachman #trading halt #bursa efek indonesia #MSCI #bei #IHSG