Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bagaimana Jeffrey Epstein Bisa Miliki Kain Kiswah Ka’bah? Ternyata Malah Digunakan untuk Hal Ini

Syahaamah Fikria • Senin, 2 Februari 2026 | 18:29 WIB
Epstein Files ungkap korespondensi Jeffrey Epstein untuk dapatkan kain kiswah Ka
Epstein Files ungkap korespondensi Jeffrey Epstein untuk dapatkan kain kiswah Ka

RADARSOLO.COM – Satu lagi fakta mengejutkan terkait Jeffrey Epstein terungkap melalui arsip yang baru dirilis.

Dokumen Epstein Files memperlihatkan keterlibatan Epstein dalam mendapatkan kain Kiswah, penutup Ka’bah yang dianggap suci bagi umat Islam.

Kain kiswah itu dikirim langsung dari Arab Saudi ke rumah Epstein di Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan Middle East Eye, dokumen tersebut menunjukkan bahwa pengiriman kain Kiswah terjadi melalui jaringan kontak di Uni Emirat Arab (UEA).

Surat-menyurat tertanggal Februari dan Maret 2017 mengungkap bahwa seorang pengusaha wanita asal Emirat, Aziza Al-Ahmadi, bekerja sama dengan Abdullah Al-Maari untuk mengatur pengiriman tiga bagian kain Kiswah ke Epstein.

Kain Kiswah merupakan kain hitam bersulam emas yang menutupi Ka’bah di Mekah, Arab Saudi, dan memiliki nilai religius yang sangat tinggi.

Setiap tahun, kain ini diganti, dan potongan dari kain lama sering disimpan sebagai artefak atau hadiah bagi pihak tertentu.

Epstein Files menjelaskan bahwa pengiriman tiga bagian tersebut dikirim melalui pesawat dari Arab Saudi ke Florida, menggunakan jalur komersial British Airways.

Dokumen merinci bahwa tiga bagian itu terdiri dari:

- Bagian yang berasal dari dalam Ka’bah,

- Bagian dari penutup luar yang telah digunakan,

- Bagian yang dibuat dari bahan sama tetapi tidak digunakan, yang diklasifikasikan sebagai karya seni.

Dalam korespondensi email, Aziza Al-Ahmadi menekankan signifikansi religius kain tersebut.

“Kain hitam itu telah disentuh oleh setidaknya 10 juta umat Muslim dari berbagai denominasi, Sunni, Syiah, dan lainnya," sebut dia.

Pengiriman itu tiba di rumah Epstein pada Maret 2017, setelah Epstein menjalani hukuman penjara dan tercatat sebagai pelaku kejahatan seksual.

Dokumen menyebut bahwa pengiriman diatur melalui berbagai pihak.

Daphne Wallace dari LSJE LCC, rekan Epstein, menangani koordinasi pengiriman.

Kemudian, Abdullah Al-Maari mengatur dari pihak Saudi.

Sementara pihak logistik, bea cukai, dan transportasi dikelola oleh Stauffer.

Digunakan untuk Apa?

Menurut unggahan akun X @jvnior pada 2 Februari 2026, kain Kiswah tersebut kemudian digunakan Epstein sebagai karpet di rumahnya.

"Kain penutup Kaaba DIBELI oleh Jeffery Epstein sebagai KARPET untuk rumahnya," tulis akun itu.

"Kain Kiswah Kaaba dikirim dari Arab Saudi ke Jeffrey Epstein, dengan makna keagamaannya dijelaskan secara eksplisit dalam email," lanjut dia.

Fakta ini menimbulkan kehebohan netizen karena dianggap tidak pantas bagi seorang pelaku kejahatan untuk memegang potongan benda suci yang memiliki makna keagamaan mendalam bagi jutaan umat Muslim. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#jeffrey epstein #Ka'bah #kabah #Epstein Files #Epstein #Kiswah