Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Hilang saat Perbaiki Baling-Baling Kapal, Nelayan asal Batang Ditemukan Meninggal

Adi Pras • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:33 WIB
Tim SAR gabungan evakuasi jasad nelayan yang hilang di sungai Sambong, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026) siang. (Basarnas Semarang)
Tim SAR gabungan evakuasi jasad nelayan yang hilang di sungai Sambong, Kabupaten Batang, Selasa (10/2/2026) siang. (Basarnas Semarang)

RADARSOLO.COM – Basarnas Kantor SAR Semarang beserta tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi Eko Kudiran, 32, seorang nelayan kru Kapal KM Tunggu Pangestu yang hanyut dan tenggelam di sungai Sambong Batang.

Korban ditemukan pada Selasa (10/2/2026) siang sudah dalam keadaan meninggal dunia, terapung di tengah laut di jarak 2 mil dari lokasi kejadian.

”Kami terima info dari nelayan sekitar bahwa mereka melihat ada mayat terapung dan segera menghubungi tim yang sedang melakukan pencarian, itu sekitar pukul setengah tiga,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Budiono.

Tim yang sedang melakukan pencarian segera menuju ke lokasi terlihatnya korban. Namun, karena jasad korban tidak diamankan oleh nelayan yang menemukan sebelumnya, tubuh korban sudah bergeser dan hilang kembali saat tim tiba di lokasi.

”Tim sempat melakukan pencarian lagi karena korban sudah bergeser dari lokasi awal nelayan tersebut melihat. Butuh dua jam bagi tim untuk melakukan pencarian dan alhamdulillah korban akhirnya berhasil ditemukan kembali,” imbuh Budiono.

Setelah berhasil ditemukan kembali, kemudian tim mengevakuasinya menuju ke pantai. Sekira pukul 17.50 WIB, tim tiba di pantai dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kalisari Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

”Kami ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi SAR ini sehingga korban bisa cepat ditemukan” tandas Budiono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Eko Kudiran, warga Dukuh Sumur, Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang hilang tenggelam saat hendak memeriksa baling-baling kapal yang tidak memutar akibat kerusakan mesin.

Korban memeriksa dengan cara menyelam ke bawah kapal dengan menggunakan alat selam tradisional. Namun korban tidak muncul-muncul ke permukaan.

Karena curiga, rekannya memutuskan terjun ke air untuk memeriksa, namun korban sudah terjepit di antara baling-baling kapal.

Melihat rekannya terjepit, rekannya kemudian segera naik ke permukaan dan ke ruang kemudi untuk memutar kemudi dengan tujuan agar rekannya itu terbebas dari jepitan baling-baling.

Nahas, korban yang terlepas dari jepitan baling-baling justru terseret arus air dan menghilang. (adi)

Editor : Adi Pras
#sar #basarnas #nelayan #batang