RADARSOLO.COM – Kabar gembira bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2 tahun 2026 akan mulai dicairkan pada pekan kedua April 2026.
Percepatan ini menjadi angin segar bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok di triwulan kedua tahun ini.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa percepatan ini didukung oleh sinkronisasi data yang lebih cepat melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos 2026, Masukkan NIK KTP Sekali Klik, Status Penerima Langsung Ketahuan
Jika sebelumnya data penerima baru diproses setiap tanggal 20, kini jadwal tersebut dimajukan menjadi setiap tanggal 10 di awal bulan pencairan.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan PKH April 2026
Berdasarkan skema terbaru, bansos PKH Tahap 2 dijadwalkan mengalir ke rekening penerima secara bertahap dalam rentang April hingga Juni 2026.
Untuk periode awal, dana bantuan diprediksi mulai masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN) mulai pekan kedua April ini.
Bagi penerima baru yang belum memiliki rekening atau berada di wilayah 3T, penyaluran akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Kemensos menargetkan sekitar 18 juta KPM akan menerima manfaat dari bantuan reguler ini guna menjaga daya beli dan perlindungan sosial nasional.
Cara Cek Status Penerima PKH Tahap 2 Lewat HP
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui dua kanal resmi untuk memastikan namanya terdaftar sebagai penerima manfaat:
1. Melalui Website Resmi Cek Bansos
Akses laman cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di HP atau komputer.
- Pilih data wilayah sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan).
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera pada kartu identitas (KTP).
- Ketikkan kode captcha pengamanan yang muncul di layar.
- Klik tombol "CARI DATA". Sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan (PKH/BPNT), dan periode penyaluran yang sedang berjalan.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" resmi dari Kementerian Sosial di Google Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun yang sudah terverifikasi. Jika belum punya, lakukan registrasi dengan mengunggah foto KTP dan swafoto.
- Pilih menu "Cek Bansos" pada halaman utama.
- Masukkan data NIK atau nama sesuai instruksi.
Hasil pencarian akan menampilkan rincian bantuan yang diterima secara mendalam.
Rincian Nominal Bantuan PKH Tahap 2 (April - Juni 2026)
Besaran dana yang diterima setiap keluarga bervariasi tergantung pada kategori komponen yang dimiliki dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Berikut rincian bantuannya per tahap:
Ibu Hamil dan Anak Usia Dini (0-6 tahun): Rp750.000
Lansia (60+ tahun) dan Penyandang
Disabilitas: Rp600.000
Siswa SMA/SMK: Rp500.000
Siswa SMP: Rp375.000
Siswa SD: Rp225.000
Pemerintah mengimbau agar bantuan ini dimanfaatkan secara bijak, terutama untuk pemenuhan gizi keluarga dan biaya pendidikan anak.
Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap segala bentuk penipuan atau tautan (link) tidak resmi yang meminta data pribadi dengan iming-iming pencairan bansos. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria