RADARSOLO.COM – Insiden anjloknya KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Senin (6/4/2026) siang, berdampak luas pada jadwal perjalanan kereta api lintas selatan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daop 4 Semarang terpaksa melakukan rekayasa pola operasi dengan mengalihkan rute sejumlah rangkaian kereta api, terutama jurusan Solo dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyatakan, langkah antisipatif ini diambil demi menjamin keselamatan dan kelancaran operasional.
Perjalanan yang seharusnya melintasi jalur selatan kini dialihkan melalui lintas utara via Semarang.
"KAI Daop 4 Semarang telah melakukan pemberitahuan intensif kepada jajaran operasional terkait perubahan pola operasi ini. Perjalanan yang terdampak dialihkan melalui lintas utara, yakni Cirebon–Tegal–Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo, maupun arah sebaliknya," jelas Luqman dalam keterangan resminya, Senin sore.
Baca Juga: Kronologi KA Bangunkarta Relasi Jombang-Pasarsenen Anjlok di Bumiayu, Apa Penyebabnya?
Daftar Kereta Api Jurusan Solo dan Sekitarnya yang Memutar
Hingga Senin (6/4) pukul 16.30 WIB, tercatat belasan rangkaian kereta api mengalami perubahan rute.
Berikut adalah daftar KA jurusan Solo, Yogyakarta, dan Surabaya yang terdampak pengalihan jalur:
- Relasi Menuju Solo dan Yogyakarta:
KA 256B Jaka Tingkir (Pasar Senen – Solo Balapan): Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 62B Manahan (Gambir – Solo Balapan): Memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 44 Taksaka (Gambir – Yogyakarta): Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 73B Senja Utama Solo (Solo Balapan – Pasar Senen): Memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
KA 15 Argo Dwipangga (Solo Balapan – Gambir): Memutar via Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Cirebon.
KA 47 Taksaka (Yogyakarta – Gambir): Memutar via Yogyakarta – Solo – Gundih – Brumbung – Semarang – Tegal – Cirebon.
- Relasi Menuju Surabaya dan Jombang:
KA 162 Bangunkarta (Pasar Senen – Jombang): Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 90 Gayabaru Malam Selatan (Pasar Senen – Surabaya Gubeng): Memutar via Prupuk – Tegal – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 8 Bima (Gambir – Surabaya Gubeng): Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
KA 252 Jayakarta (Pasar Senen – Surabaya Gubeng): Memutar via Cirebon – Semarang – Surabaya Pasarturi – Surabaya Gubeng.
KA 36 Gajayana (Gambir – Malang): Memutar via Cirebon – Semarang – Brumbung – Gundih – Solo.
Kepastian Jadwal Keberangkatan
Meskipun rute perjalanan mengalami perubahan signifikan dengan jarak tempuh yang lebih panjang, PT KAI memastikan bahwa jadwal keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 4 Semarang tetap sesuai jadwal semula.
Pengalihan rute ini murni rekayasa jalur untuk menghindari lokasi anjlokan di Bumiayu agar operasional tetap berjalan meskipun ada keterlambatan waktu tiba di stasiun tujuan.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional kembali normal secepatnya dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," tambah Luqman.
Imbauan Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Imbas dari pengalihan ini, frekuensi perjalanan kereta api di jalur utara (jalur Semarang–Solo via Gundih) mengalami peningkatan drastis.
KAI Daop 4 Semarang pun mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar rel atau yang sering melintasi perlintasan sebidang untuk meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, berhenti sejenak sebelum melintas, dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api yang kini melintas lebih sering dari biasanya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria