RADARSOLO.COM – Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Memasuki pertengahan April 2026, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode tahap kedua.
Bagi masyarakat atau keluarga yang terdaftar sebagai penerima, pengecekan dana bantuan kini semakin mudah dilakukan secara mandiri.
Tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan yang membebani memori ponsel, masyarakat bisa memantau status pencairan bansos yang masuk saldo KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) hanya melalui browser HP atau laptop.
Berikut adalah panduan lengkap 5 langkah praktis untuk memastikan bansos PKH dan BPNT periode April-Juni 2026 sudah masuk ke rekening.
Cara Cek Status Bansos Lewat Web Resmi Kemensos
Metode pengecekan melalui laman resmi masih menjadi pilihan favorit karena akurasi datanya yang langsung terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Ikuti panduan langkah demi langkah berikut ini:
1. Siapkan Perangkat dan Koneksi Internet
Pastikan memiliki akses internet yang stabil. Masyarakat bisa menggunakan ponsel (smartphone), tablet, maupun laptop untuk mengakses situs resmi. Siapkan pula Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai rujukan data.
2. Akses Laman Cek Bansos
Buka aplikasi browser (seperti Google Chrome atau Safari) dan masukkan alamat resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id.
Pastikan alamat situs benar untuk menghindari penipuan atau pencurian data.
3. Masukkan Data Identitas Sesuai KTP
Pilih wilayah domisili Anda mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
Setelah itu, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Nama Lengkap sesuai dengan data yang tertera pada KTP asli.
4. Verifikasi Keamanan (Kode Captcha)
Masukkan kode captcha atau huruf kode unik yang muncul pada layar.
Langkah ini bertujuan untuk verifikasi keamanan sistem agar data Anda tetap terlindungi dari akses otomatis.
Jika kode sulit dibaca, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
5. Klik Tombol "Cari Data"
Setelah semua kolom terisi dengan benar, tekan tombol "Cari Data".
Tunggu beberapa saat hingga sistem memproses pencarian identitas Anda di dalam database DTSEN.
Memahami Hasil Status Kepesertaan
Setelah menekan tombol cari, sistem akan menampilkan tabel informasi.
Jika Anda merupakan penerima manfaat yang sah, layar akan menunjukkan:
- Identitas Penerima: Nama dan alamat sesuai data Kemensos.
- Jenis Bantuan: Keterangan apakah menerima PKH, BPNT, atau keduanya.
- Status Keberhasilan Bayar: Menunjukkan dana sudah diproses atau sudah berhasil masuk ke Bank Penyalur (Himbara).
- Periode Penyaluran: Tertera keterangan "April-Juni 2026".
Baca Juga: 10 Perusahaan di Jawa Dikabarkan Siap-siap PHK Massal, Sektor Apa Saja? Ini Bocoran Serikat Pekerja
Tips Jika Bantuan Belum Cair
Jika status menunjukkan terdaftar namun dana belum masuk ke rekening KKS, jangan panik.
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap antar wilayah (termin).
Pastikan data di KTP sudah padan dengan data di Dukcapil agar proses administrasi di bank tidak mengalami kendala.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT pada April 2026 ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera dalam memenuhi kebutuhan pokok harian. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria