RADARSOLO.COM – Isu mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) pada April 2026 kembali viral di media sosial (medsos).
Pesan berantai ini mulai marak beredar sejak 13 April 2026 di platform Facebook.
Dalam unggahan tersebut, pengguna media sosial diarahkan untuk menuliskan komentar tertentu guna mendapatkan akses pendaftaran bantuan.
Lantas, benarkah ada pencairan BLT Kesra pada April 2026 ini?
Dilansir dari laman resmi dinkominfo.purworejokab.go.id, masyarakat diminta waspada terhadap peredaran informasi di medsos yang mengklaim adanya penyaluran BLT Kesra tersebut.
Sebab, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, informasi tersebut tidak memiliki dasar hukum dan tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
Modus Penipuan Gunakan Foto AI
Salah satu hal yang membuat informasi ini terlihat meyakinkan adalah penggunaan foto Presiden Prabowo Subianto yang seolah-olah sedang memberikan keterangan resmi mengenai bantuan tersebut.
Dalam foto itu, Presiden tampak duduk memegang berkas di depan mikrofon.
Namun, uji keaslian gambar menunjukkan hasil yang mengejutkan.
Berdasarkan pemeriksaan menggunakan perangkat Hive Moderation, foto tersebut terdeteksi sebagai konten manipulatif.
Probabilitas bahwa gambar itu merupakan hasil Generative Artificial Intelligence (AI) mencapai 99,9 persen.
Ini merupakan modus phishing yang bertujuan memancing korban agar memberikan informasi sensitif, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau data perbankan, melalui tautan atau formulir tidak resmi.
Fakta Mengenai Program BLT Kesra
Hingga saat ini, pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait keberlanjutan program BLT Kesra untuk tahun anggaran 2026.
Berdasarkan catatan kebijakan fiskal, BLT Kesra merupakan program tambahan yang secara spesifik dirancang untuk penyaluran tahun 2025 saja.
Sejauh ini, tidak ada nomenklatur anggaran dalam APBN 2026 yang mengalokasikan bantuan khusus dengan nama tersebut untuk disalurkan pada bulan April.
Baca Juga: Full Online, TKA Jenjang SD Di Sukoharjo Empat Gelombang, Ini Jadwal Lengkapnya
Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada situs resmi kementerian terkait, seperti kemensos.go.id, untuk memvalidasi setiap program bantuan sosial yang ada.
Tips Terhindar dari Penipuan Bansos Online
Agar terhindar dari kerugian materiil maupun pencurian data pribadi, perhatikan hal-hal berikut:
- Cek Sumber Resmi: Pemerintah tidak pernah melakukan pendaftaran bantuan sosial melalui kolom komentar Facebook atau pesan singkat (WhatsApp).
- Verifikasi Foto/Video: Jangan langsung percaya pada gambar tokoh publik. Di era AI, wajah dan suara bisa dimanipulasi dengan sangat mirip.
- Lindungi Data Pribadi: Jangan pernah memberikan NIK, nomor KK, atau nomor rekening kepada akun yang tidak jelas asal-usulnya.
- Gunakan Laman Resmi: Pantau status bantuan sosial Anda hanya melalui portal resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam menyerap informasi dan tidak ikut menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya demi menjaga keamanan ruang digital nasional.
Editor : Syahaamah Fikria