RADARSOLO.COM – Media sosial, khususnya platform TikTok dan Instagram, tengah dihebohkan dengan potongan audio lagu berjudul "Siti Mawarni Ya Incek".
Lagu dengan nada ceria namun berlirik tajam ini mendadak viral sejak beberapa waktu lalu, dan menjadi musik latar (backsound) ribuan konten kreatif netizen.
Meski sekilas terdengar seperti lagu daerah biasa, "Siti Mawarni Ya Incek" nyatanya menyimpan pesan kritik sosial yang sangat mendalam.
Lagu ini menjadi sorotan karena keberanian liriknya dalam menyuarakan keresahan masyarakat terkait darurat narkoba yang melanda wilayah Sumatera Utara.
Siapa Pencipta Lagu Siti Mawarni Ya Incek?
Sosok di balik lagu fenomenal ini adalah Amin Wahyudi Harahap, seorang pria asal Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Melalui video klarifikasinya pada Sabtu (25/4/2026), Amin mengungkapkan, lagu ini merupakan hasil aransemen ulang dari lagu religi populer berjudul "Siti Fatimah" atau yang sering dikenal sebagai lagu Dendang Sahur.
Amin menjelaskan bahwa penggunaan nama "Siti Mawarni" dan ayahnya "Solehudin" murni merupakan tokoh fiktif.
Ia sengaja mengganti nama Siti Fatimah karena merasa tidak etis jika nama tokoh yang identik dengan nilai religi disandingkan dengan lirik yang membahas tentang kemaksiatan, khususnya narkoba.
"Lagu Siti Fatimah itu rasa saya tak elok jika disandingkan dengan lirik tentang narkoba. Jadi saya ciptakan tokoh fiktif Siti Mawarni untuk menggantikannya. Nama Yahya Solehudin juga fiktif, hanya untuk mendukung kebutuhan lagu," ujar Amin Wahyudi.
Makna di Balik Lirik
Lirik lagu ini viral bukan tanpa alasan. Amin Wahyudi mengaku terinspirasi dari banyaknya pemberitaan di media sosial mengenai maraknya peredaran sabu-sabu di Sumatera Utara.
Lagu ini adalah bentuk doa sekaligus kritik sosial yang lugas.
Makna utama dari lagu ini adalah kegelisahan rakyat atas:
Maraknya Peredaran Sabu: Sumatera Utara disebut sebagai salah satu wilayah dengan tingkat peredaran yang mengkhawatirkan.
Kekayaan Bandar: Liriknya menyindir para bandar yang semakin kaya di atas penderitaan rakyat.
Baca Juga: SPMB SKO Solo Dibuka 4-8 Mei, Calon Murid Wajib Jalani Empat Tahapan Seleksi
Sentilan untuk 'Beking': Bagian paling berani dari lagu ini adalah doa agar pihak-pihak yang melindungi atau menjadi backing peredaran narkoba segera mendapat ganjaran setimpal.
"Lagu tersebut adalah gambaran bagaimana harapan kita ke depan agar narkoba bisa diberantas habis karena sudah merusak rakyat," tambahnya.
Lirik Lagu Siti Mawarni Ya Incek
Berikut adalah lirik lengkap lagu yang tengah menjadi perbincangan luas tersebut:
Siti Siti Mawarni ya Incek Anak Labuhanbatu
Siti Siti Mawarni ya Incek bintiya Solehudin
Siti Siti Mawarni ya Incek Anak Labuhanbatu
Siti Siti Mawarni ya Incek bintiya Solehudin
Kalau ada orang yang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya
Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar Sabu kaya semua
Kalau yang Backing Sabu ya Allah cepat cabut nyawanya
Kalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semua
Kalau tak dimatikan ya Allah, bandar sabu kaya semua
Selamat berpisah para-para saudara
Sampai bertemu di lain waktu dan masa
Jangan lupa Bahagia untuk kita semua
Salam manis untuk Anda
Salam manis untuk Anda
Baca Juga: Geger Pesan Berantai Aksi Begal di Nguntoronadi Wonogiri
Fenomena Viral dan Respons Publik
Lagu ini menyebar luas mulai dari grup WhatsApp hingga platform X (Twitter) dan Threads, dan memicu perdebatan hangat di kolom komentar.
Banyak netizen yang mendukung lagu ini sebagai bentuk "suara hati rakyat" yang frustrasi dengan penegakan hukum terhadap narkoba.
"Akankan suara ini terdengar yang berwenang dan ditindaklanjuti dengan aksi nyata, atau sekedar dianggap suara sumbang yang tak layak untuk didengar dan dianggap tak ada apa2.. wallahu a'lam," komen akun X @cel*****.
"Bantu viralkan ya gess, lagu Siti Mawarni..Karena pesannya menohok, tentang bandar sabu dan backingnya...!" kata @doe*****.
Editor : Syahaamah Fikria