Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Khutbah Jumat 22 Mei 2026 Awal Dzulhijjah Menyambut Idul Adha

Nur Pramudito • Jumat, 22 Mei 2026 | 05:50 WIB
Khutbah Jumat 22 Mei 2026 Awal Dzulhijjah Menyambut Idul Adha (Dok.FREEPIK)
Khutbah Jumat 22 Mei 2026 Awal Dzulhijjah Menyambut Idul Adha (Dok.FREEPIK)

RADARSOLO.COM - Teks Khutbah Jumat 22 Mei 2026 dengan tema Awal Dzulhijjah dan menyambut Idul Adha dapat dijadikan referensi bagi para imam maupun khatib.

Materi khutbah ini telah memenuhi rukun khutbah serta dilengkapi dengan dalil-dalil yang relevan.

Khutbah Jumat 22 Mei 2026 tentang Awal Dzulhijjah dan Idul Adha ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan umat Islam agar mempersiapkan diri menyambut hari-hari mulia di bulan Dzulhijjah.

Pemerintah telah menetapkan bahwa 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah akan diperingati pada Rabu, 27 Mei 2026.

Baca Juga: Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Berdasarkan penetapan tersebut, umat Islam kini memasuki hari-hari utama menjelang Idul Adha.

Hari raya ini identik dengan ibadah kurban melalui penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt.

Selain itu, Idul Adha juga dikenal sebagai Lebaran Haji karena bertepatan dengan pelaksanaan puncak ibadah haji di Tanah Suci.

Dalam Khutbah Jumat 22 Mei 2026 bertema Awal Dzulhijjah dan Idul Adha ini, jamaah diajak memahami bahwa bulan Dzulhijjah termasuk salah satu dari asyhurul hurum, yakni bulan-bulan yang dimuliakan Allah Swt.

Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, ibadah, dzikir, sedekah, puasa sunnah, hingga memperkuat ketakwaan kepada Allah.

Keutamaan ibadah pada 10 hari pertama Dzulhijjah juga sangat besar. Hari-hari tersebut mencakup Hari Arafah dan hari penyembelihan kurban yang memiliki nilai pahala berlipat ganda.

Momentum Awal Dzulhijjah hingga Idul Adha menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak kebaikan.

Melalui Khutbah Jumat 22 Mei 2026 ini, umat Islam diingatkan agar tidak menyia-nyiakan kemuliaan bulan Dzulhijjah.

Selain memperbanyak ibadah pribadi, kaum Muslimin juga dianjurkan mempererat kepedulian sosial, membantu sesama, dan meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah Swt.

Berikut ini teks lengkap Khutbah Jumat 22 Mei 2026 tentang Awal Dzulhijjah dan menyambut Idul Adha yang dapat dijadikan referensi khutbah Jumat lengkap dengan dalil-dalilnya.

 

Khutbah I

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ الزَّمَانَ مِيْدَانًا لِلطَّاعَةِ، وَفَضَّلَ بَعْضَ الشُّهُوْرِعَلَى بَعْضٍ بِحِكْمَةٍ بَالِغَةٍ، فَجَعَلَ مِنْهَا شَهْرَ َذِيْ الْحِجَّةِ شَهْرًا حَرَامًا، وَمُوْسِمًا لِزِيَادَةِ التَّقْوَى.

وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنْقِذُنَا مِنْ عَذَابِهِ وَتُبَلِّغُنَا رِضْوَانَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ يَحُثُّ أُمَّتَهُ عَلَى الطَّاعَاتِ وَالْقُرُبَاتِ

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan berbagai macam kenikmatan, nikmat Islam, iman, hingga kesehatan, sehingga hari ini dapat memenuhi panggilan-Nya dan semoga senantiasa selalu menjauhi segala larangan-Nya.

Mari bersama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sebenar-benar takwa, yakni melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena takwa adalah sebaik-baik bekal yang akan kita bawa untuk menghadap kelak.

Salawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw, juga para keluarga, sahabat, serta kepada kita selaku umatnya. Aamiin ya Rabbal’alamin.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah…

Hari ini, Jumat 22 Mei 2026 bertepatan dengan 5 Zulhijah 1447 H. Bulan Zulhijah adalah bulan ke-12, bulan terakhir dalam penanggalan Hijriyah dan termasuk bulan mulia.

Dalam Islam, terdapat empat bulan mulia yaitu Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Umat Islam yang menghidupkan bulan-bulan mulia dengan beribadah, maka akan memperoleh pahala yang berlipat.

Hal ini termaktub dalam surah At-Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةًۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ ۝٣٦

inna ‘iddatasy-syuhûri ‘indallâhitsnâ ‘asyara syahran fî kitâbillâhi yauma khalaqas-samâwâti wal-ardla min-hâ arba‘atun ḫurum, dzâlikad-dînul-qayyimu fa lâ tadhlimû fîhinna anfusakum wa qâtilul-musyrikîna kâffatang kamâ yuqâtilûnakum kâffah, wa‘lamû annallâha ma‘al-muttaqîn

Artinya:"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa."

Hadirin yang Berbahagia…….

Bulan Zulhijah memiliki makna istimewa bagi umat Islam karena merupakan bulan pelaksanaan ibadah haji dan Idul Adha.Adapun waktu yang paling utama untuk memperbanyak ibadah di bulan Zulhijah yaitu pada 10 hari awal. Keutamaan 10 hari awal bulan Zulhijah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis dengan terjemahan berikut:

مَا مِنْ أَيَّامٍ اَلْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّام. يَعْنِي أَيَّامُ الْعُشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ

"Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah? Rasulullah Shallalâhu Alaihi Wasallam menjawab: Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apa pun (mati syahid). (HR. Al-Bukhari). (An-Nawawi, Riyadhus Shalihin, juz II, halaman: 77-78)

Dari hadis di atas, Rasululah menjelaskan bahwa umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan 10 hari pertama bulan Zulhijah dengan ibadah. Dalam kurun waktu tersebut, menjadi tempat berkumpulnya banyak dari pokok-pokok ibadah dalam Islam.

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari juz II halaman 460 juga menjelaskan keutamaan 10 hari petama bulan Zulhijah berikut:

وَالَّذِي يَظْهَرُ أَنَّ السَّبَبَ فِي امْتِيَازِ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ لِمَكَانِ اجْتِمَاعِ أُمَّهَاتِ الْعِبَادَةِ فِيهِ وَهِيَ الصَّلَاةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ وَالْحَجُّ وَلَا يَتَأَتَّى ذَلِكَ فِي غَيْرِهِ

Artinya: “Pendapat yang dzahir, keistimewaan 10 hari bulan Dzulhijjah dibanding hari-hari lainnya ialah disebabkan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan tempat berkumpulnya pelaksanaan pokok-pokok ibadah, yaitu shalat, puasa, sedekah dan haji yang tidak mungkin ada pada hari-hari lainnya.”

Dalam 10 hari pertama tersebut, terdapat puasa Tarwiyah dikerjakan pada 8 Zulhijah 1447 Hijriah atau Senin, 25 Mei 2026. Puasa tersebut menandai awal dari rangkaian ibadah haji. Para jamaah haji mulai mempersiapkan diri melaksanakan wukuf di Arafah.

Dalam 10 hari pertama tersebut, terdapat pula hari Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijah atau Selasa. 26 Mei 2026.

Hari Arafah mengandung pesan besar bagi peradaban dan kemanusiaan. Pada hari tersebut, jutaan umat manusia berkumpul di Padang Arafah untuk menunaikan wukuf sebagai salah satu rukun haji.

Kemudian, pada 10 Zulhijah atau Rabu, 27 Mei 2026, umat Islam merayakan Idul Adha. Bagi umat Islam yang tidak berhaji, aktivitas pagi hari 10 Zulhijah diisi dengan shalat Idul Adha. Setelah itu, umat Islam sedunia akan menjalankan penyembelihan hewan qurban yang dapat dilakukan sampai selesainya hari Tasyrik (11-13 Zulhijah).

Dalam Al-Qur’an, perintah qurban termaktub melalui surah Al-Hajj ayat 34 yang berbunyi:

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَۙ ۝٣٤

wa likulli ummatin ja‘alnâ mansakal liyadzkurusmallâhi ‘alâ mâ razaqahum mim bahîmatil-an‘âm, fa ilâhukum ilâhuw wâḫidun fa lahû aslimû, wa basysyiril-mukhbitîn

Artinya:"Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang dianugerahkan-Nya kepada mereka. Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, berserahdirilah kepada-Nya. Sampaikanlah (Nabi Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang rendah hati lagi taat (kepada Allah)."

Hadirin yang berbahagia.....

Melalui perintah qurban tersebut, seseorang diharapkan dapat melawan rasa cinta terhadap harta, peduli, dan berbagi kepada fakir miskin dan duafa guna mendekatkan diri kepada Allah. Berqurban juga dapat menumbuhkan sifat kedermawanan, saling membantu, dan saling berkasih sayang.

Qurban juga menjadi simbol untuk membunuh sifat-sifat kebinatangan, menghilangkan sifat-sifat buruk, sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual.

Semoga kita dapat menjaga kesucian dan kehormatan bulan Zulhujah sebagai langkah awal untuk memperbaiki rasa hormat dan patuh kita akan perintah-perintah serta larangan-larangan Allah dan Rasul-Nya.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا،

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ،

يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Editor : Nur Pramudito
#Khutbah Jumat 22 Mei 2026 #22 Mei 2026 #idul adha #khutbah jumat #Dzulhijjah