RADARSOLO.COM — Belum tuntas rasa penasaran netizen terhadap kode misterius dalam tren "Azka Coolmax" dan "Mukena Putih Coolmax", jagat media sosial kini kembali diguncang oleh gelombang konten baru yang sejenis.
Lini masa TikTok mendadak dibanjiri oleh kata kunci baru bertajuk "Coolmax Durian" yang langsung memicu lonjakan pencarian secara masif di mesin digital.
Kemunculan klip berseri dengan label serupa langsung memicu perdebatan, spekulasi liar, hingga penawaran tautan (link) video penuh yang mencurigakan di kolom komentar.
Publik pun dibuat bertanya-tanya mengenai makna asli atau pesan terselubung di balik maraknya kata "coolmax" yang terus bergulir belakangan ini.
Lantas, siapa sebenarnya sosok wanita yang ada di dalam rekaman tersebut dan bagaimana fakta di balik viralnya tren ini?
Isi Rekaman Video Coolmax Durian
Dalam potongan video singkat yang tengah beredar luas, tampak seorang wanita muda berkerudung dengan riasan wajah natural.
Ia mengenakan setelan pakaian atasan hitam yang dipadukan dengan luaran (outer) berwarna cokelat.
Wanita tersebut terlihat mengambil latar video di dalam sebuah kamar.
Sambil duduk di atas tempat tidur, ia tampak berjoget ringan mengikuti irama musik latar, hingga kemudian mengambil buah durian yang sudah dibelah dan memamerkannya ke arah kamera.
Namun, dalam potongan video lain muncul wajah wanita yang sama. namun sebagian tubunya ditutupi stiker dan hanya menyisakan bagian kepala.
Ekspresi wanita dan potongan gambar yang sengaja dibuat tidak utuh inilah yang dieksploitasi oleh akun pemburu impresi untuk membangun narasi negatif.
Fenomena "coolmax durian" ini diketahui meledak di platform TikTok, salah satunya dipicu oleh unggahan dari akun re-uploader seperti @fulnyacekbiyoku.
Pemilik akun mengunggah potongan klip perempuan berkerudung tersebut dengan menyertakan narasi teks yang sengaja mengaitkannya dengan tren-tren kontroversial sebelumnya.
"Setelah Azka coolmax lanjut mukena putih coolmax, eh ada lagi coolmax pake duren," bunyi keterangan tertulis dalam unggahan tersebut.
Dalam waktu singkat, video tersebut langsung disambar, disukai, dan dibagikan ulang (repost) oleh puluhan akun di TikTok hingga Instagram dengan menyertakan tagar khusus seperti #day1mukbangduren.
Akibat pola penyebaran berantai ini, kolom komentar langsung dibanjiri netizen yang penasaran.
Momentum inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh akun-akun pemburu impresi untuk menawarkan link palsu yang diklaim sebagai versi penuh tanpa sensor.
Sosok Wanita yang Masih Misteri
Hingga saat ini, identitas asli atau nama dari sosok wanita berkerudung dalam video tersebut belum teridentifikasi secara resmi.
Hal ini terjadi karena akun asli pembuat konten diduga tertutup oleh ribuan video unggahan ulang (re-upload) dari akun-akun anonim.
Namun, masyarakat diimbau tidak bersikap impulsif dengan memburu atau mengklik tautan (link) video berdurasi penuh yang kerap disebarkan di kolom komentar.
Modus menyebarkan umpan video viral bertajuk konten dewasa atau sensor merupakan trik paling kuno sekaligus paling ampuh yang digunakan oleh pelaku kejahatan siber.
Apabila nekat mengklik tautan pendek (shortlink) tiruan tersebut, perangkat Anda berisiko besar menghadapi ancaman digital nyata berikut:
Penyusupan Malware dan Spyware: Link palsu tersebut sering kali diprogram untuk mengunduh berkas jahat secara otomatis. Perangkat lunak berbahaya ini dapat merusak sistem operasi HP, mencuri data privasi, hingga memata-matai aktivitas mengetik Anda (keylogger).
Pencurian Data Pribadi (Phishing): Pengguna akan diarahkan ke halaman masuk (login) tiruan yang menyerupai media sosial populer. Jika terjebak mengisi nama pengguna dan kata sandi, akun Anda akan langsung diambil alih secara permanen.
Pembajakan Saldo Mobile Banking: Jenis malware tingkat lanjut bahkan mampu membaca kode OTP yang masuk melalui SMS dan memotong data enkripsi perbankan pada ponsel, yang berujung pada ludesnya saldo tabungan dalam rekening hanya dalam hitungan menit.
Editor : Syahaamah Fikria