Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Kronologi Lengkap Penemuan Brankas Misterius saat Penggeledahan Cafe de'Clan Cipete, Uang Rp60 Miliar Tersimpan di Balik Lemari

Syahaamah Fikria • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:56 WIB
Petugas membawa sejumlah koper berisi uang Rp60 miliar dan sejumlah dokumen yang disita dari Kafe de’Clan Jaksel, Rabu (8/7/2026). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Petugas membawa sejumlah koper berisi uang Rp60 miliar dan sejumlah dokumen yang disita dari Cafe de’Clan Jaksel, Rabu (8/7/2026). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

RADARSOLO.COM — Tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil membongkar brankas rahasia berukuran besar dalam penggeledahan di Cafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). 

Operasi senyap ini merupakan bagian dari penyidikan bersama (joint investigation) atas tiga kasus besar yang mencakup dugaan suap, gratifikasi, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) alias money laundry. 

Kasus-kasus tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara PLN BB yang memicu mati lampu massal (blackout) di Sumatera, kasus penanganan hukum jilid baru PT Asabri (Persero) periode 2020–2025.

Baca Juga: Kemenag Sragen Tanggapi Insiden di KUA Karangmalang: Sempat Terjadi Ketegangan hingga Diusir Staf

Serta korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada anak usaha Krakatau Steel, yakni PT KNI.

Bagaimana rangkaian penggeledahan hingga penemuan ruang penyimpanan uang rahasia tersebut berlangsung? 

1. Penyisiran Serentak di Delapan Titik Strategis

Penggeledahan di Cafe de'Clan Signature bermula dari pergerakan serempak aparat kepolisian di delapan lokasi berbeda di wilayah Jakarta, termasuk menyasar kantor penukaran uang (money changer) Coin Money Changer. 

Baca Juga: 6 Orang Diperiksa, Polisi Naikkan Status Penyelidikan MinyaKita Bau Minyak Tanah di Wonogiri ke Penyidikan

Operasi berskala besar ini dipimpin Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto dan Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Macbon.

"Rangkaian penggeledahan ini merupakan atensi dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar dugaan kasus-kasus korupsi menjadi perhatian utama kepolisian untuk segera diungkap dan diproses hukum," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto .

 

2. Detik-Detik Penemuan Brankas Rahasia di Lantai 2

Awalnya, suasana kafe tampak normal seperti tempat usaha pada umumnya. 

Namun, kejelian tim penyidik gabungan yang menyisir area lantai dua membuahkan hasil. 

Petugas mencurigai sebuah lemari besar yang diletakkan di sudut lorong ruangan ber-AC.

Saat lemari tersebut digeser, petugas menemukan pintu brankas kokoh berwarna abu-abu yang sengaja ditanam (built-in) langsung ke dalam struktur dinding bangunan. 

Baca Juga: Misteri Bayi di Toilet KA Sancaka Belum Terpecahkan, Polisi Libatkan Polda DIY

Ruang penyimpanan terselubung ini dilengkapi dengan panel tombol kode pengaman elektronik berwarna hitam.

"Ya memang itu terselubung di balik satu lemari, ada suatu brankas dan ini sudah dibuka," urai Budi.

3. Temuan Dokumen Penting dan Gepokan Dolar Nilai Fantastis

Saat pintu besi tersebut berhasil dijebol, penyidik menemukan tumpukan dokumen rahasia serta kotak-kotak penyimpanan berisi mata uang asing dalam jumlah yang sangat besar. 

 

Valuta asing yang disita didominasi oleh pecahan dolar Singapura (SGD) dan dolar Amerika Serikat (USD).

4. Evakuasi Alat Bukti Menggunakan Rantis Brimob

Hingga malam hari sekitar pukul 20.35 WIB, pengamanan di sekitar Cafe de'Clan Signature diperketat dengan penyiagaan personel Brimob bersenjata lengkap. 

Proses evakuasi barang bukti berlangsung dramatis dengan melibatkan banyak petugas karena bobot material yang disita tergolong berat.

Baca Juga: Bantah Saling Bermaafan, Mantan Karyawati yang Dikirimi Video Asusila oleh Camat di Boyolali Diminta Bersalaman untuk Formalitas Laporan ke Sekda

Penyidik terpantau membawa keluar sejumlah logistik berharga dari dalam kafe, yang meliputi:

- Empat Koper Besar: Terdiri dari satu koper merah berukuran kecil, satu koper biru sedang, satu koper hitam sedang, serta satu koper hitam berukuran jumbo yang bobotnya sangat berat hingga harus diangkat oleh tiga orang penyidik sekaligus.

- Mesin Penghitung Uang: Dibawa masuk oleh petugas ke dalam kafe untuk menghitung nominal tumpukan dolar di tempat kejadian perkara (TKP).

- Boks Berisi Uang dan Brankas: Seluruh uang tunai yang disita dipindahkan ke dalam boks khusus menggunakan mobil putih Ditreskrimsus.

Sementara fisik brankas dinding tersebut dicopot dan diangkut menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob guna penyelidikan lebih lanjut.

 

5. Uang di Brankas Capai Rp60 Miliar 

Setelah dihitung oleh petugas di lokasi menggunakan mesin penghitung, akumulasi tumpukan uang tunai rupiah serta valuta asing (USD dan SGD) yang tersimpan di dalam brankas dinding tersebut nilainya mencapai Rp60 miliar.

Editor : Syahaamah Fikria
#cafe de'clan #brankas #money laundry #penggeledahan #korupsi