Viral Peluru "Nyasar" ke Menu Daging MBG di SDN Lampung, Dari Mana Asalnya? Ini Kata Polisi

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:18 WIB
Guru menunjukkan peluru yang "nyasar" ke menu daging MBG di SDN 3 Sindangsari, Kotabumi, Lampung Utara.
Guru menunjukkan peluru yang "nyasar" ke menu daging MBG di SDN 3 Sindangsari, Kotabumi, Lampung Utara.

 

RADARSOLO.COM - Viral peluru senapan angin yang terselip dalam menu daging Makanan Bergizi Gratis (MBG) siswa SDN 3 Sindangsari, Kotabumi, Lampung Utara masih jadi teka-teki.

Kejadian itu diketahui dari rekaman video salah seorang guru sekolah tersebut, yang kini tersebar dan menjadi viral. 

Dalam video singkat tersebut, sang guru memperlihatkan benda asing menyerupai proyektil atau peluru senapan angin yang bersarang di dalam olahan daging MBG.

Baca Juga: Di Tengah Pengungsi Gempa NTT, Prabowo Tanya: MBG Mau Dilanjutkan atau Tidak?

Temuan tak lazim itu pertama kali didapati oleh seorang murid kelas 5 saat hendak menyantap jatah paket makan siang sekolahnya.

"Ini peluru senapan angin di dalam daging dari dapur MBG Sindangsari. Saya minta pertanggungjawaban yang punya dapur MBG," kata sang guru.

Sontak, video tersebut memicu kritik tajam netizen terkait pengawasan higiene dan keamanan pangan. 

Baca Juga: Ada Temuan Dugaan Markup Harga Bahan Baku MBG, SPPG Di Sukoharjo Kena Warning

Lantas, bagaimana peluru itu bisa "nyasar" ke menu MBG?

Polisi Turun Tangan Usut Asal-usul Benda Mirip Peluru

Menanggapi video yang viral, jajaran Satreskrim Polres Lampung Utara langsung melakukan tindakan lapangan dengan menyambangi lokasi sekolah serta memeriksa saksi-saksi terkait.

 

Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengonfirmasi bahwa insiden tersebut sejatinya terjadi pada pertengahan Agustus 2026. 

Penyelidikan kini difokuskan untuk mengungkap skenario masuknya benda asing tersebut ke dalam jatah makanan siswa.

"Kami sudah melakukan serangkaian penyelidikan atas peristiwa tersebut dengan mendatangi sekolah. Kami juga akan mendatangi SPPG terkait," ujar Ivan Roland.

Baca Juga: Link Cek Desil DTSEN Terbaru 2026 di dtsen-form.bps.go.id dengan Masukkan NIK

Pihak kepolisian masih mendalami apakah proyektil tersebut sudah tertanam pada bahan mentah daging dari rantai pasok awal, terbawa saat proses pengolahan di dapur, atau justru masuk pascadistribusi.

Operasional Dapur SPPG Di-suspend

Buntut dari temuan berisiko ini membuat Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) wilayah Lampung mengambil langkah tegas. 

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari yang mengolah makanan tersebut resmi dihentikan sementara (di-suspend).

Baca Juga: Langgar Administrasi, Sejumlah Proyek Aspirasi DPRD di Karanganyar Dicoret

Kepala Bagian Tata Usaha KPPG Lampung Fitra Alfarisi menjelaskan bahwa sampel daging berikut benda asing yang ditemukan telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk diuji secara medis di laboratorium.

"Dapurnya sudah di-suspend. Saat ini, tim kami masih mencari tahu peluru senapan angin itu berasal dari mana," kata Fitra.

 

Pihak KPPG meminta seluruh unit SPPG di wilayah Lampung hingga Bengkulu untuk memperketat kontrol kualitas (quality control).

Mulai dari pemilihan bahan baku segar, pengolahan, hingga tahap pembagian ke sekolah-sekolah.

Editor : Syahaamah Fikria
viral peluru SPPG lampung Mbg