Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Misteri Penyebab Mesin Mobil Rusak Diduga karena Pertamax Mulai Terungkap, Ternyata Ini Masalahnya

Syahaamah Fikria • Jumat, 29 November 2024 | 05:49 WIB
Tangkapan layar pegawai bengkel memperbaiki mobil yang rusak karena disebut-sebut isi bahan bakar Pertamax.
Tangkapan layar pegawai bengkel memperbaiki mobil yang rusak karena disebut-sebut isi bahan bakar Pertamax.

RADARSOLO.COM - Misteri soal kerusakan mesin mobil diduga karena gunakan BBM jenis Pertamax yang viral beberapa waktu lalu, akhirnya mulai terjawab.

Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto Zaenuri mengatakan, kerusakan mobil, khususnya pada fuel pump atau pompa bahan bakar bukan disebabkan penggunaan Pertamax.

Melihat kronologi kejadian seperti dalam video viral, mobil-moobil yang mengalami kerusakan itu dibawa ke bengkel di daerah Cibinong.

Kemudian, untuk mengetahui penyebab kerusakan fuel pump, pegawai bengkel melepas pompa bahan bakar serta dikuras tangkinya.

Di mana setelah tangki dikuras, ditemukan endapan dalam bahan bakar.

Menurut Tri, endapan itu menyebabkan mobil kehilangan tenaga karena menyumbat filter sebelum bahan bakar masuk ke dalam pompa.

"Akibatnya suplai bahan bakar ke mesin tidak mencukupi," kata Tri.

Untuk memastikan lebih dalam, Tri bersama tim LAPI ITB pun meneliti sampel endapan tersebut ke laboratorium.

Melalui metode Energy-Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS), akhirnya dapat ditemukan unsur-unsur pembentuk endapan yang menyebabkan gangguan mesin kendaraan tersebut.

Hasil pemeriksaan endapan melalui EDS itu kemudian dibandingkan dengan hasil analisis Fisika Kimia yang dilakukan tim Lemigas terhadap bahan bakar Pertamax.

Di mana sebelumnya tim Lemigas juga melakukan penelitian terhadap sampel Pertamax dari sejumlah SPBU yang diduga menjadi sumber masalah kerusakan mesin mobil.

"Hasilnya, diketahui senyawa pembentuk endapan tersebut tidak ditemukan dalam bahan bakar yang dianalisis (Pertamax)," terang Tri.

Lantas, apa masalah yang sebenarnya?

Melihat hasil penelitian tersebut, kemudian dicurigai jika endapan berasal dari material antikorosi yang biasa dipakai sebagai pelapis tangki bahan bakar berbahan logam.

Menurut Tri, hal itu mengingat pelapis berbahan logam tersebut biasanya terbuat dari paduan unsur yang terdeteksi pada analisis EDS,

"Namun, penelitian masih terus dilakukan untuk memastikan asal usul unsur-unsur pembentuk endapan tersebut," ujar Tri.

Jika memang nantinya dipastikan endapan itu berkaitan dengan material tahan korosi pelapis tangki, maka kata Tri, tidak ada alasan bagi pemilik mobil dengan tangki BBM berbahan resin untuk takut mengisi Pertamax.

Sebab, mobil tersebut tetap aman jika diisi dengan Pertamax.

Lebih lanjut, Tri menegaskan tetap melakukan penelitian dan pendalaman atas kasus kerusakan mesin mobil yang viral tersebut.

Sehingga bisa diketahui penyebab pastinya, dan agar tak terjadi lagi masalah yang sama.

"Agar tak terjadi lagi masalah yang sama di kemudian hari," ucap dia.

Diketahui, sebelumnya viral di media sosial video yang menunjukkan sejumlah mobil mengalami kerusakan pada fuel pump atau pompa bahan bakar, diduga karena menggunakan Pertamax.

Mobil-mobil itu diperbaiki di sebuah bengkel di wilayah Cibinong.

Dalam video tampak sejumlah pegawai bengkel yang memindahkan Pertamax dari tangki bahan bakar mobil ke dalam galon.

Pegawai bengkel itu mengatakan jika bahan bakar RON 92 tersebut akan dibuang.

Sebab, pompa bahan bakar dan filter mobil-mobil tersebut rusak.

Si pembuat video mengatakan, sejumlah mobil yang berada di bengkel tersebut mengalami kerusakan serupa.

"Hari ini ada 8, kemarin 10 ya, Pak? Hari ini 8 rupanya, sama (mobil) yang saya punya," kata pemilik video itu. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#cibinong #Fuel Pump #viral #mobil rusak #pertamax