Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Awas, Gaya Berkendara Ini Bisa Bikin Ban Motor Rusak! Begini Tipsnya Agar Awet dan Tetap Cari Aman

Laila Zakiya • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:50 WIB

 

Cara mengerem begini bisa bikin roda motor menjadi lebih mudah aus.
Cara mengerem begini bisa bikin roda motor menjadi lebih mudah aus.

RADARSOLO.COM – Ban sepeda motor bukan sekadar komponen bundar berlapis karet yang menopang kendaraan.

Ia berperan vital sebagai penghubung antara motor dan permukaan jalan, menentukan stabilitas, kenyamanan, hingga keselamatan pengendara.

Namun, banyak pengendara yang tanpa sadar memperpendek usia ban karena gaya berkendara yang salah.

Tak heran jika ada yang merasa bannya cepat botak meski usia pakai belum lama.

Padahal, perilaku berkendara dan kebiasaan sehari-hari memegang peran besar terhadap daya tahan ban.

Beberapa gaya berkendara ekstrem berikut bisa jadi penyebab utama ban motor cepat aus:

Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Tarikan gas yang spontan serta pengereman keras memberi tekanan berlebih pada ban.

Saat berakselerasi mendadak, ban belakang akan mendapatkan kekuatan putar berlebih yang berdampak karet ban memiliki gesekan terus menerus sehingga suhu karet ban akan lebih panas dan karet terkikis perlahan.

Begitu pula saat mengerem mendadak, ban depan dan belakang akan bekerja keras menahan laju motor sekaligus ban depan menahan bobot motor dan pengendara, sehingga ban mengalami tekanan berlebih saat pengereman dan permukaan yang bergesek lebih luas membuat suhu naik cepat seiring mengikis lapisan karet ban.

Manuver Agresif

Menikung tajam dengan kecepatan tinggi, apalagi di jalan kasar, bisa membuat sisi samping ban cepat habis.

"Gesekan yang terjadi saat bermanuver seperti ini jauh lebih besar dibandingkan saat berkendara lurus."

Selain gaya berkendara, kebiasaan-kebiasaan berikut juga jadi pemicu keausan dini pada ban:

Tekanan Angin Tidak Ideal

Banyak pengendara menyepelekan tekanan angin, padahal akan membuat area kontak ban dengan aspal menjadi lebih lebar, sehingga gesekan yang terjadi juga lebih besar.

Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi akan membuat bagian tengah ban lebih cepat aus dan mengurangi daya cengkeram.

Bawa Beban Berlebih

Membebani motor melebihi kapasitasnya membuat ban cepat panas dan mudah rusak.

Memaksa motor membawa beban yang jauh melebihi kapasitasnya akan memberikan tekanan ekstra pada ban, lebih cepat panas sehingga mempercepat keausan dan bahkan berpotensi merusak struktur ban.

Melewati Jalan Rusak

Lubang, batu, dan kerikil tajam menjadi musuh utama ban motor.

Sering melewati jalan dengan permukaan yang buruk, penuh lubang, atau kerikil tajam tentu akan memperpendek usia yaitu merusak konstruksi ban, sementara potensi lainnya bisa menyebabkan kebocoran.

Tips Berkendara agar Ban Lebih Awet

Untuk memperpanjang usia ban dan menjaga keselamatan, berikut tips yang bisa diterapkan pengendara:

1. Berkendara Halus dan Antisipatif
Hindari akselerasi dan pengereman mendadak, jaga gas tetap stabil.

2. Manuver Secukupnya
Menikunglah dengan kecepatan dan sudut kemiringan yang aman, hindari rebah ekstrem di jalan umum.

3. Cek Tekanan Ban Secara Rutin
Minimal seminggu sekali atau sebelum perjalanan.
*"Sesuaikan tekanan angin dengan rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera di swingarm atau buku manual pemilik."

4. Jangan Melebihi Kapasitas Beban Motor
Ikuti batas beban maksimal kendaraan agar struktur ban tidak rusak.

5. Hindari Jalan Rusak
Jika terpaksa harus melewati jalan yang buruk, kurangi kecepatan dan waspadai permukaan jalan.

Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, menegaskan pentingnya merawat ban sebagai bagian dari keselamatan berkendara.

“Dengan gaya berkendara yang lebih bijak dan perhatian terhadap kondisi ban, tidak hanya memperpanjang usia pakainya, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ingat, ban yang terawat adalah investasi keselamatan Anda di jalan,” tutup Oke. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#ban motor #perawatan