Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jangan Tinggalkan Motor Setelah Hujan! Ini 5 Bagian Honda yang Wajib Dicek agar Tidak Cepat Rusak

Laila Zakiya • Selasa, 25 November 2025 | 22:52 WIB

 

Motor Vario setelah menerjang hujan deras. - 5 bagian penting yang harus diperhatikan setelah motor Anda menerjang hujan deras
Motor Vario setelah menerjang hujan deras. - 5 bagian penting yang harus diperhatikan setelah motor Anda menerjang hujan deras

RADARSOLO.COM – Banyak pengendara merasa “selesai” ketika berhasil tiba di rumah setelah melawan hujan deras dan genangan air di jalan.

Padahal, bagi biker yang paham keselamatan dan perawatan, perjalanan belum benar-benar selesai.

Air hujan yang bercampur pasir, lumpur, dan zat asam bisa menjadi ancaman serius bagi komponen motor Honda jika dibiarkan mengering begitu saja.

Kotoran yang menempel tidak hanya membuat motor terlihat kusam, tetapi juga mempercepat karat, mengurangi fungsi mekanis, bahkan memicu kerusakan yang dapat mengancam keselamatan.

Karena itu, motor wajib diperiksa sebelum diparkir atau digunakan kembali esok hari.

Berikut 5 bagian penting yang harus diperhatikan setelah motor Anda menerjang hujan deras:

1. Sistem Pengereman: Komponen Vital yang Tak Boleh Disepelekan

Rem cakram dan tromol sangat sensitif terhadap pasir halus. Hujan dapat membuat material kotor bersarang di piringan dan kampas rem.

Jika dibiarkan, gesekan pasir bisa mengikis permukaan cakram, menurunkan daya pakem, dan membahayakan perjalanan.

2. Rantai Roda: Rawat dari Karat dan Kekenduran

Rantai pada motor bebek dan sport rentan kehilangan pelumas setelah terkena hujan. Tanpa pelumasan, rantai cepat berisik, kendor, dan berkarat.

Setelah dicuci dan kering, segera berikan pelumas chain lube untuk mengembalikan kelenturannya.

3. Area CVT & Filter Udara: Wajib Dicek Pemilik Motor Matik

Meski CVT tertutup, air genangan tetap bisa merembes masuk.

Jika selang pembuangan CVT berisi air atau endapan, segera lakukan pembersihan agar v-belt tidak selip.

Filter udara yang basah akan mengganggu pembakaran dan membuat performa loyo.

4. Cop Busi: Sumber “Mogok Mendadak” Setelah Kena Air

Motor sering mogok setelah banjir bukan karena mesin rusak, melainkan karena kebocoran listrik di sekitar busi.

Pastikan cop busi kering dan karetnya masih lentur agar air tidak masuk ke area pengapian.

5. Kondisi Oli Mesin: Waspadai Perubahan Warna

Jika melewati genangan tinggi, air dapat masuk ke ruang oli.

Oli berubah seperti “kopi susu” adalah tanda bahaya karena berarti telah tercampur air.

Jangan menyalakan mesin dan segera ganti oli untuk mencegah kerusakan serius pada bagian dalam mesin.

Penting untuk memahami bahwa menjaga motor setelah hujan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga keselamatan. Seperti pesan berikut:

“Ingat, motor yang sehat akan merespons dengan presisi saat kita membutuhkannya dalam situasi darurat. Rawat motornya, disiplin berkendaranya, dan selalu #Cari_Aman di manapun Anda berada”, jelas Oke Desiyanto Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng. (***)

Editor : Laila Zakiya
#cari aman #honda jateng #New Honda ADV160 #Astra Motor Jateng #Tips dan Trik Motor Honda